Belasan Ribu Warga Ramaikan Perayaan 1 Muharram di Tiga Kecamatan Luwu Timur

WaraNews.id — Belasan ribu warga memadati sejumlah titik kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kabupaten Luwu Timur, Selasa (16/6/2026). Perayaan yang berlangsung serentak di Kecamatan Nuha, Towuti, dan Wasuponda itu menjadi salah satu agenda keagamaan dengan tingkat partisipasi terbesar di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kalangan mulai berdatangan ke lokasi kegiatan. Santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), majelis taklim, pelajar, hingga warga umum berbaur mengikuti rangkaian acara yang dikemas dalam program Semarak Muharram 1448 Hijriah.

Di Kecamatan Nuha, ribuan peserta mengikuti gerak jalan santai sejauh sekitar tujuh kilometer dengan titik start dan finis di Masjid Al-Ikhwan Sorowako. Sepanjang rute, peserta memadati ruas jalan sambil membawa atribut bernuansa Islami.

Kegiatan serupa juga berlangsung di Kecamatan Towuti. Desa Tole dan Desa Mahalona menjadi pusat perayaan yang diikuti sekitar 5.000 peserta. Jalan santai dan pawai Muharram menjadi agenda utama yang menyedot perhatian masyarakat dari berbagai desa di sekitar Danau Towuti.

Namun kemeriahan di Towuti telah dimulai sejak malam sebelumnya. Ribuan warga memadati Lapangan Desa Tole untuk mengikuti Tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah nasional, Ustaz Aswan Mubarak. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan pergantian tahun Hijriah yang dipusatkan di wilayah tersebut.

Selain kegiatan keagamaan, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah undian yang menarik minat peserta. Door prize dengan total nilai mencapai ratusan juta rupiah disiapkan pada kegiatan di Towuti, sementara hadiah serupa juga disediakan pada pelaksanaan kegiatan di Nuha dan Wasuponda.

Di Kecamatan Wasuponda, antusiasme masyarakat tidak kalah tinggi. Ribuan warga dari berbagai desa mengikuti jalan santai yang menjadi puncak peringatan 1 Muharram. Sejumlah ruas jalan dipadati peserta yang datang bersama keluarga maupun kelompok majelis taklim.

Tingginya partisipasi warga dalam perayaan tersebut menunjukkan kuatnya tradisi peringatan Tahun Baru Islam di tengah masyarakat Luwu Timur. Momentum pergantian tahun Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan masyarakat lintas usia dan latar belakang.

Ketua LPTQ Kecamatan Towuti yang juga Koordinator Dakwah YPRI Towuti, Yusnar, menilai besarnya jumlah peserta mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menjaga tradisi syiar Islam.

Menurut dia, peringatan Muharram tidak sekadar menjadi ajang berkumpul, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang hiburan dan silaturahmi, tetapi juga sarana untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, sosial, dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Luwu Timur,” kata Yusnar.

Perayaan yang diprakarsai YPRI Ikhwanul Ummal Sorowako bersama YPRI Komisariat Towuti dan Wasuponda tersebut diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat syiar Islam sekaligus menjaga kerukunan sosial di Kabupaten Luwu Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page