WaraNews.id — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Luwu Timur, semangat mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan mulai terasa melalui persiapan pelaksanaan UMKM Expo yang melibatkan banyak pihak. Pemerintah daerah bersama pelaku usaha, organisasi kepemudaan, hingga perusahaan mulai mematangkan konsep kegiatan yang diharapkan mampu memberi dampak nyata bagi perekonomian lokal.
Pembahasan itu mengemuka dalam rapat dan diskusi yang digelar Dinas Koperasi dan Perdagangan (Koperindag) Luwu Timur bersama para pelaku UMKM. Pertemuan tersebut tidak hanya membahas teknis pelaksanaan expo, tetapi juga arah pengembangan ekonomi daerah melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.
UMKM Expo nantinya akan menjadi salah satu rangkaian kegiatan memeriahkan HUT Lutim ke-23. Namun lebih dari sekadar pameran produk dan aktivitas jual beli, kegiatan itu diproyeksikan menjadi ruang promosi sekaligus penguatan ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Luwu Timur, Senfry Oktavianus mengatakan, pemerintah daerah ingin menjadikan UMKM Expo sebagai wadah bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing produk daerah.
“Melalui kegiatan ini kami ingin UMKM lokal semakin berkembang, dikenal lebih luas, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Luwu Timur,” ujar Senfry.
Dalam diskusi, para peserta menilai UMKM memiliki peran penting dalam menjaga perputaran ekonomi daerah. Di tengah tantangan ekonomi dan persaingan usaha yang semakin terbuka, pelaku usaha kecil dinilai perlu mendapat ruang yang lebih luas untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada masyarakat.
“UMKM bukan sekadar stand dan jualan, tetapi ruang tumbuh ekonomi lokal. Ini kesempatan bagi pelaku usaha kecil untuk naik kelas dan mendapatkan pasar yang lebih besar,” ungkap salah satu peserta diskusi.
Pelaksanaan expo juga diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi antara pelaku UMKM dengan perusahaan maupun pemerintah daerah. Dukungan lintas sektor dianggap penting agar produk lokal tidak hanya dikenal saat momentum perayaan daerah, tetapi juga mampu bertahan dan berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru di Luwu Timur.
Selain menjadi ajang promosi, UMKM Expo dinilai dapat memicu lahirnya inovasi usaha kreatif yang berbasis potensi lokal. Produk kuliner, kerajinan, fesyen, hingga hasil olahan khas daerah diperkirakan akan menjadi daya tarik utama dalam kegiatan tersebut.
Masyarakat berharap UMKM Expo HUT Lutim ke-23 tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif sekaligus mendorong pelaku usaha kecil di Luwu Timur agar mampu berkembang, memperluas pasar, dan menciptakan perputaran ekonomi yang lebih kuat di daerah.











