MALILI — Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Luwu Timur mendukung pelaksanaan Program Pembangunan Desa Unggul Maju dan Sejahtera (Pandu Juara), namun mengingatkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur agar implementasinya dijalankan dengan tata kelola yang baik, sesuai regulasi, dan tepat sasaran. Menurut Fraksi Golkar, keberhasilan program unggulan tersebut akan sangat ditentukan oleh pengawasan, akuntabilitas, serta kesiapan kelembagaan di tingkat desa.
Juru Bicara Fraksi Golkar DPRD Luwu Timur, Wahidin, mengatakan Program Pandu Juara merupakan langkah strategis yang memiliki potensi besar dalam memperkuat perekonomian desa apabila dijalankan secara konsisten dan profesional.
“Program ini memiliki potensi besar dalam mendorong transformasi ekonomi desa melalui penguatan kelembagaan usaha, peningkatan kapasitas masyarakat, serta pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),” ujar Wahidin.
Menurutnya, penguatan kelembagaan desa menjadi faktor penting agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, Fraksi Golkar meminta pemerintah daerah memastikan setiap tahapan pelaksanaan program dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Wahidin menegaskan, semangat membangun desa harus dibarengi dengan tata kelola yang baik agar tujuan program tidak menyimpang dari sasaran yang telah ditetapkan.
“Hal ini penting agar program berjalan efektif, tepat sasaran, dan terhindar dari persoalan hukum di kemudian hari,” tegasnya.
Program Pandu Juara merupakan salah satu program prioritas Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam dan Wakil Bupati Puspawati Husler yang diluncurkan untuk mempercepat transformasi ekonomi desa.
Program tersebut diarahkan untuk mengembangkan komoditas unggulan berbasis potensi lokal, khususnya di sektor pertanian, melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Melalui program ini, pemerintah daerah menargetkan setiap desa mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki sebagai penggerak ekonomi lokal sehingga secara bertahap menjadi lebih mandiri dan tidak bergantung pada alokasi anggaran pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam beberapa tahun mendatang.
Fraksi Golkar berharap Program Pandu Juara dapat menjadi instrumen pembangunan desa yang berkelanjutan, tidak hanya meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat kemandirian desa dan kesejahteraan warga secara menyeluruh.











