Pendeta Alfred Anggui Terpilih Kembali sebagai Ketua Umum BPS Gereja Toraja Periode 2026–2031

Pdt Dr. Alfred Y.R. Anggui, M.Th.

PALOPO — Pendeta (Pdt) Dr. Alfred Y.R. Anggui, M.Th. kembali dipercaya memimpin Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja untuk periode 2026–2031 setelah meraih kemenangan telak dalam pemilihan Ketua Umum pada Sidang Sinode Am (SSA) XXVI Gereja Toraja di Luwu Convention Center (LCC) Palopo, Selasa (14/7/2026).

Dalam pemungutan suara yang diikuti para utusan sinode, Pdt. Alfred memperoleh 454 suara dari total 568 suara sah, unggul jauh atas para kandidat lainnya. Pesaing terdekatnya, Pdt. Dr. Lidya K. Tandirerung, M.A., memperoleh 92 suara, disusul Pdt. Suleman Allo Linggi’. dengan 7 suara, dan Pdt. Dr. Christian Tanduk, M.Th. yang meraih 1 suara.

Kemenangan tersebut sekaligus mengukuhkan kembali kepemimpinan Pdt. Alfred untuk lima tahun ke depan setelah memperoleh dukungan mayoritas peserta sidang yang berasal dari berbagai klasis dan wilayah pelayanan Gereja Toraja.

Usai ditetapkan sebagai Ketua Umum terpilih, Pdt. Alfred menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia mengakui masih banyak pekerjaan yang perlu diselesaikan dari periode sebelumnya dan berkomitmen melanjutkan pelayanan dengan mengandalkan penyertaan Tuhan.

“Kami tahu dengan segala dinamika, dengan segala kekurangan, dan masih banyak pekerjaan yang belum selesai pada periode yang lalu. Dengan memohon rahmat dan kemurahan Tuhan, saya menyatakan bersedia mengangkat tugas ini kembali,” ujarnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, proses pemilihan jajaran pengurus lengkap Badan Pekerja Sinode masih terus berlangsung. Sidang masih memilih Sekretaris Umum, Wakil Sekretaris Umum, Bendahara, serta lima ketua bidang yang akan mendampingi Ketua Umum dalam kepengurusan periode 2026–2031.

Pemungutan suara dilaksanakan di empat tempat pemungutan suara (TPS) yang disiapkan di kawasan LCC Palopo. Setiap utusan menerima sembilan lembar surat suara untuk memilih sembilan jabatan kepengurusan sekaligus.

Sebanyak 568 pemilik hak suara mengikuti proses pemilihan. Mereka terdiri atas utusan dari 100 klasis dan enam wilayah pelayanan Gereja Toraja yang menjadi peserta Sidang Sinode Am XXVI.

SSA XXVI Gereja Toraja sendiri berlangsung sejak 9 hingga 14 Juli 2026 di Kota Palopo dan menjadi forum tertinggi gereja dalam menetapkan arah kebijakan pelayanan serta memilih kepemimpinan Gereja Toraja untuk lima tahun mendatang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page