3.780 Ibu Hamil di Gowa Jadi Sasaran Program Suplemen MMS untuk Cegah Anemia dan Stunting

PKK Kabupaten Gowa.

MAKASSAR — Sebanyak 3.780 ibu hamil di Kabupaten Gowa menjadi sasaran program pemberian dan konsumsi Multiple Micronutrient Supplement (MMS) sebagai upaya meningkatkan kesehatan ibu dan mencegah risiko anemia, stunting, serta bayi lahir dengan berat badan rendah.

Program tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak konsumsi MMS yang dilaksanakan di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dan menargetkan 54.000 ibu hamil. Kegiatan itu sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Nasional yang dipusatkan secara hybrid di Hotel Claro Makassar, Kamis (9/7).

Di Kabupaten Gowa, pelaksanaan program dipusatkan di Posyandu Bintang, Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu. Selain di lokasi tersebut, distribusi suplemen akan menjangkau seluruh wilayah melalui jaringan puskesmas dan posyandu.

Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, mengatakan sebanyak 3.780 ibu hamil yang tersebar di 18 kecamatan akan menerima manfaat program tersebut. Pelaksanaannya didukung oleh 26 puskesmas bersama kader PKK di masing-masing wilayah.

“Sebanyak 3.780 ibu hamil menjadi sasaran dari program ini. Mereka tersebar di 18 kecamatan dan akan dilayani oleh 26 puskesmas yang bekerja sama dengan PKK di setiap wilayah kerjanya,” ujarnya.

Ia menilai keterlibatan kader PKK hingga tingkat desa dan kelurahan menjadi faktor penting agar ibu hamil dapat memperoleh suplemen sekaligus edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi selama masa kehamilan. Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan puskesmas juga diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi MMS secara rutin.

Suplementasi MMS sendiri merupakan salah satu intervensi yang direkomendasikan untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral selama kehamilan. Selain berperan dalam menekan risiko anemia, suplemen tersebut juga diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang janin sehingga dapat mengurangi potensi bayi lahir dengan berat badan rendah maupun stunting.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naomi Octarina, mengatakan gerakan konsumsi MMS secara serentak merupakan bentuk sinergi antara PKK dan pemerintah daerah dalam memperkuat upaya peningkatan gizi ibu hamil.

Menurutnya, investasi terhadap kesehatan ibu sejak masa kehamilan menjadi langkah awal dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas di masa mendatang.

“Melalui pemberdayaan ekonomi keluarga dan pelayanan kesehatan yang memadai, kami ingin memperkuat kemandirian masyarakat yang dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Naomi menambahkan, pemenuhan gizi ibu hamil menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045. Karena itu, gerakan konsumsi MMS diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan yang terus dijalankan melalui pendampingan tenaga kesehatan dan kader PKK di seluruh daerah.

Pelaksanaan kegiatan di Posyandu Bintang turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa drg. Abdul Haris Usman, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Gowa, Ketua TP PKK Kecamatan Somba Opu, kepala Puskesmas Somba Opu dan Samata, serta sekitar 50 ibu hamil dari Kelurahan Katangka.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page