MAKASSAR — Komoditas lada atau merica khas Kabupaten Luwu Timur berpeluang menembus pasar internasional. Peluang tersebut mengemuka dalam sesi Business-to-Business (B2B) atau business matching pada rangkaian Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 yang berlangsung di Nusantara Hall, Hotel The Rinra Makassar, Rabu (24/6/2026).
Dalam forum yang mempertemukan pemerintah daerah dengan investor dan perwakilan negara sahabat itu, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, melakukan penjajakan kerja sama ekspor komoditas merica dengan delegasi Pakistan.
Kegiatan tersebut dihadiri kepala daerah se-Sulawesi Selatan serta 41 delegasi dari 28 negara yang datang untuk melihat potensi komoditas unggulan daerah.
Pada sesi business matching, Bupati Irwan berdiskusi langsung dengan Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, H.E. Zahid Hafeez Chaudhri. Dalam kesempatan itu, Irwan memaparkan potensi sektor perkebunan Luwu Timur, khususnya komoditas merica yang menjadi salah satu produk unggulan daerah.
“Merica merupakan komoditas unggulan di Luwu Timur. Dengan cita rasa pedas yang kuat dan aroma khas yang tajam, kami optimistis kualitas merica Luwu Timur mampu bersaing di pasar global,” ujar Irwan sembari menampilkan video produksi dan hasil perkebunan merica di daerahnya.
Paparan tersebut mendapat respons positif dari pihak Pakistan. H.E. Zahid Hafeez Chaudhri menilai merica asal Luwu Timur memiliki kualitas yang potensial untuk memenuhi kebutuhan pasar di negaranya.
“Merica dari Luwu Timur sangat luar biasa. Pakistan terbuka untuk mengimpor komoditas ini ke depan, tentu melalui mekanisme dan kesepakatan resmi yang dituangkan dalam nota kesepahaman sesuai standar kerja sama kedua negara,” kata Zahid.
Menindaklanjuti peluang tersebut, Bupati Irwan berharap komunikasi antara kedua pihak dapat segera berlanjut ke tahap yang lebih konkret.
“Saya berharap tim dari Luwu Timur dapat segera mengundang pihak Pakistan untuk melihat dan mempelajari lebih detail komoditas lada yang kami miliki, sekaligus membahas peluang kerja sama lanjutan,” ujarnya.
Melalui forum business matching ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus mendorong promosi komoditas unggulan daerah ke pasar internasional sekaligus membuka peluang investasi dan kerja sama perdagangan yang lebih luas bagi sektor perkebunan lokal.











