Pemkab Gowa Percepat Transformasi Digital, Serahkan Dokumen Arsitektur SPBE

WaraNews.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mempercepat transformasi digital pemerintahan dengan menyerahkan dokumen reviu arsitektur dan peta rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai pedoman menuju pemerintahan digital, Selasa (21/4).

Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan sosialisasi SPBE yang dibuka Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi.

Dalam kegiatan tersebut, Darmawangsyah menegaskan bahwa digitalisasi pemerintahan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga perubahan cara kerja aparatur agar lebih efisien dan akuntabel.

Menurutnya, dokumen reviu arsitektur dan peta rencana SPBE menjadi dasar utama dalam membangun sistem pemerintahan digital yang terintegrasi antar perangkat daerah. Dengan sistem yang terhubung, pertukaran data antar instansi diharapkan berjalan lebih aman dan memudahkan masyarakat mengakses layanan publik.

Pemkab Gowa menitikberatkan penerapan SPBE pada tiga aspek utama, yakni tata kelola yang terstruktur, integrasi sistem antar perangkat daerah, serta penguatan keamanan data dan informasi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, menyebut penerapan SPBE di Gowa menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, indeks SPBE Kabupaten Gowa mencapai 2,70 dengan kategori baik dan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus menjadikan dokumen arsitektur SPBE sebagai acuan dalam merencanakan program berbasis teknologi informasi. Menurutnya, pengembangan sistem yang berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi dapat menghambat integrasi layanan digital.

Sementara itu, evaluator eksternal Kementerian PANRB, Nanang Ruswianto, menilai penerapan SPBE di Kabupaten Gowa sudah berjalan dengan baik. Saat ini, Kabupaten Gowa berada pada peringkat keempat di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan peringkat 119 dari 491 kabupaten dan kota secara nasional.

Meski demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya diukur dari dokumen atau peringkat, tetapi dari dampaknya terhadap peningkatan kualitas layanan publik dan kepuasan masyarakat.

Melalui penerapan SPBE, Pemkab Gowa menargetkan layanan publik yang lebih terintegrasi serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *