WaraNews.id — Suasana haru dan bahagia mewarnai kedatangan rombongan jemaah haji asal Kabupaten Gowa yang tergabung dalam Kloter 5 Debarkasi Makassar di Asrama Haji Sudiang, Jumat (5/6). Setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji selama kurang lebih 40 hari di Tanah Suci, sebanyak 386 jemaah kembali ke kampung halaman dan disambut keluarga serta Pemerintah Kabupaten Gowa.
Di antara kerumunan keluarga yang telah menanti sejak pagi, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, hadir langsung menyambut kepulangan para jemaah. Kehadirannya menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan syukur atas kembalinya para tamu Allah tersebut dalam keadaan sehat.
Menurut Husniah, kepulangan jemaah merupakan momen yang dinantikan setelah menjalani perjalanan spiritual yang panjang dan penuh makna.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena para jemaah haji asal Kabupaten Gowa dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. Setelah menjalani ibadah haji selama kurang lebih 40 hari, hari ini mereka bisa kembali berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.
Kloter 5 merupakan kelompok terbang pertama yang membawa jemaah asal Gowa kembali ke Sulawesi Selatan pada musim haji tahun 2026. Awalnya, kloter ini berjumlah 387 orang, namun satu jemaah dilaporkan wafat saat masih berada di Tanah Suci sehingga jumlah yang kembali ke daerah menjadi 386 orang.
Data Kementerian Agama mencatat, Kabupaten Gowa memberangkatkan 1.452 calon jemaah haji pada musim haji tahun ini. Jumlah tersebut menjadi salah satu kuota terbesar yang diterima daerah tersebut.
Bupati Gowa menilai kelancaran pelaksanaan ibadah para jemaah menjadi hal yang patut disyukuri. Ia berharap pengalaman spiritual yang diperoleh selama di Tanah Suci dapat membawa dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat setelah kembali ke daerah.
Selain menyampaikan rasa syukur, Husniah juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya satu jemaah asal Gowa saat menunaikan ibadah haji.
“Kami turut berduka cita atas wafatnya salah satu jemaah haji asal Kabupaten Gowa. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Alim Bahri, mengatakan seluruh proses pemulangan jemaah Kloter 5 berjalan lancar. Ia menyebut jemaah yang wafat berasal dari Kecamatan Somba Opu dan meninggal dunia saat masih berada di Madinah setelah beberapa hari menjalani rangkaian ibadah.
“Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujarnya.
Kepulangan Kloter 5 menjadi awal dari proses pemulangan jemaah haji asal Gowa tahun 2026. Dalam beberapa hari ke depan, jemaah dari kloter lainnya dijadwalkan tiba secara bertahap di Sulawesi Selatan sebelum kembali ke wilayah masing-masing.











