Kontingen PKBGT Klasis Malili Rampungkan Kompetisi di Prawira 2026

Kontingen PKBGT Klasis Malili di Praya PKBGT 2026.

RANTEPAO – Kontingen Persekutuan Kaum Bapak Gereja Toraja (PKBGT) Klasis Malili telah menyelesaikan seluruh rangkaian perlombaan dalam kegiatan Prawira PKBGT 2026 (Praya, Pesparawi, dan Rapat Kerja) yang dipusatkan di Gereja Toraja Jemaat Tagari, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, pada 28–31 Oktober 2026.

Sebanyak 35 anggota PKBGT Klasis Malili ambil bagian dalam kegiatan berskala nasional tersebut. Mereka bergabung dengan ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk kontingen dari luar negeri, dengan total peserta mencapai 6.789 orang.

Dalam ajang tersebut, kontingen Klasis Malili mengikuti sejumlah cabang perlombaan, yakni domino, Baca Sura’ Madatu, Baca Indah Mazmur, catur, dan karaoke rohani.

Ketua PKBGT Klasis Malili, Harun Pata’dungan, menyampaikan rasa syukur atas keikutsertaan kontingennya dalam seluruh rangkaian kegiatan Prawira PKBGT 2026. Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi kaum bapak untuk membangun kebersamaan sekaligus mempererat persaudaraan dengan peserta dari berbagai wilayah.

“Puji Tuhan, kami telah mengikuti rangkaian kegiatan Prawira tahun 2026, mulai dari defile hingga sejumlah perlombaan. Ini menjadi berkat bagi kami karena dapat terlibat dalam ajang berskala nasional yang diikuti ribuan peserta kaum bapak dari berbagai wilayah di Indonesia,” ungkap Harun, Jumat (30/10/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berjuang selama tiga hari mengikuti berbagai perlombaan. Harun turut mengucapkan terima kasih kepada jemaat-jemaat Gereja Toraja di Klasis Malili atas dukungan dan doa yang diberikan selama kontingen mengikuti kegiatan tersebut.

“Tak lupa kami berterima kasih atas dukungan dan doa dari seluruh jemaat Gereja Toraja di Klasis Malili. Dukungan ini sungguh luar biasa sehingga kami dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga pelaksanaan rapat kerja PKBGT 2026,” tambahnya.

Apresiasi serupa disampaikan salah satu pengurus tim kerja Prawira Klasis Malili, Samuel Pamangin. Ia bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti dengan baik berkat dukungan berbagai pihak, termasuk para pendamping dan keluarga besar Gereja Toraja.

Samuel secara khusus mengapresiasi dukungan Persekutuan Wanita Gereja Toraja (PWGT) yang turut mendampingi kontingen serta menyiapkan konsumsi bagi para peserta selama mengikuti kegiatan.

“Dukungan luar biasa dari para ibu PWGT yang turut mendampingi dan menunjukkan kasihnya melalui penyediaan konsumsi menjadi motivasi tersendiri bagi kaum bapak yang berjuang selama tiga hari dalam Prawira ini,” ujarnya.

Selama mengikuti kegiatan di Toraja Utara, kontingen PKBGT Klasis Malili juga didampingi sejumlah pendeta jemaat, yakni Pdt. Alfrida Rombe Bunga, S.Th. dari GT Jemaat Pniel Puncak Indah; Pdt. Junimar Marthen, S.Th. dari GT Jemaat Wasuponda; Pdt. Rizal Sumule Tandiabang, S.Th. dari GT Jemaat Hosana Kayu Tanduk; serta Pdt. Edison Uriapadang dari GT Jemaat Maranatha Lamaeto. Rombongan tersebut juga didampingi Sekretaris PKBGT Klasis Malili, Wandi Kila’ dan para pengurus PKBGT Klasis Malili.

Keikutsertaan PKBGT Klasis Malili dalam Prawira 2026 tidak hanya menjadi ajang mengikuti perlombaan, tetapi juga memperkuat persekutuan, membangun persaudaraan, serta memperluas kebersamaan kaum bapak Gereja Toraja dalam lingkup nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *