KONI Luwu Timur Siapkan Bonus Rp150 Juta, Bidik 10 Besar Porprov Sulsel 2026

MALILI — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Luwu Timur mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 dengan menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali. Atlet yang berhasil meraih emas berpeluang mendapatkan bonus hingga Rp150 juta, sesuai kategori pertandingan dan jumlah anggota dalam satu nomor atau tim.

Kesiapan tersebut menjadi bagian dari upaya KONI Luwu Timur mendorong prestasi atlet sekaligus memenuhi target masuk 10 besar klasemen akhir Porprov Sulsel 2026. Sebanyak 429 atlet, pelatih, dan ofisial disiapkan untuk berlaga pada 32 cabang olahraga di Kabupaten Bone dan Wajo pada 7–14 November 2026.

Ketua KONI Luwu Timur, Herawan Raditya, mengatakan skema bonus telah disepakati bersama pemerintah daerah dan DPRD sebagai bentuk apresiasi terhadap atlet yang berhasil mengharumkan nama daerah.

Menurutnya, bonus pada Porprov kali ini dipastikan lebih besar dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Kebijakan tersebut diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi atlet untuk tampil maksimal dan bersaing memperebutkan medali.

“Untuk bonus ini, semua peraih medali tentu akan mendapat bonus. Tapi saat ini saya bicara peraih medali emas dulu. Kami pastikan nilainya akan lebih besar dari edisi sebelumnya,” kata Herawan dalam diskusi bersama pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Luwu Timur di Warkop Qlan, Malili, Senin (26/10/2026).

Bonus Emas Disesuaikan dengan Jumlah Atlet

KONI Luwu Timur menyiapkan skema bonus berdasarkan kategori pertandingan, mulai dari nomor perorangan, ganda, hingga beregu. Pembagian ini dirancang dengan mempertimbangkan jumlah atlet yang terlibat dalam setiap nomor pertandingan.

Untuk nomor individu, seperti bulu tangkis tunggal putra, atlet peraih emas akan menerima bonus Rp20 juta. Sementara itu, nomor ganda yang diikuti dua atlet mendapat alokasi bonus Rp30 juta.

Adapun tim dengan tiga hingga lima atlet akan memperoleh bonus Rp50 juta. Tim beranggotakan enam hingga sembilan atlet mendapat Rp75 juta, sedangkan tim dengan 10 hingga 14 anggota memperoleh Rp100 juta.

Sementara itu, bonus tertinggi sebesar Rp150 juta disiapkan bagi tim yang beranggotakan 15 atlet atau lebih, seperti cabang olahraga sepak bola.

Sekretaris KONI Luwu Timur, Irwan, menjelaskan pembagian bonus tersebut bertujuan menjaga proporsionalitas penghargaan bagi atlet, khususnya pada nomor beregu yang melibatkan banyak peserta.

Selain peraih emas, atlet yang berhasil meraih medali perak dan perunggu juga akan mendapatkan bonus. Dengan demikian, penghargaan diberikan kepada atlet yang mampu menyumbangkan prestasi bagi kontingen Luwu Timur.

429 Atlet Disiapkan, Target Dua Digit Emas

Porprov ke-18 Sulawesi Selatan 2026 menjadi ajang penting bagi Luwu Timur untuk mengukur hasil pembinaan olahraga sekaligus memperkuat daya saing atlet di tingkat provinsi.

Dengan mengirimkan 429 atlet, pelatih, dan ofisial untuk mengikuti 32 cabang olahraga, KONI Luwu Timur menargetkan perolehan medali emas mencapai dua digit serta menembus 10 besar klasemen akhir.

Target tersebut membutuhkan kesiapan atlet, pelatih, dan seluruh unsur pendukung kontingen agar mampu bersaing secara maksimal selama pertandingan berlangsung.

Penyiapan bonus menjadi salah satu bentuk dukungan untuk mendorong motivasi atlet. Namun, pencapaian target prestasi tetap bergantung pada kesiapan teknis, konsistensi penampilan, serta kemampuan atlet memanfaatkan peluang meraih medali di setiap cabang olahraga.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan menjelang pembukaan Porprov, KONI Luwu Timur berharap kontingen yang diberangkatkan ke Bone dan Wajo mampu memenuhi target sekaligus membawa pulang prestasi terbaik bagi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *