MALILI — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Luwu Timur menargetkan peningkatan frekuensi kegiatan donor darah sebagai langkah memastikan ketersediaan stok darah bagi masyarakat. Donor darah pun didorong menjadi gerakan kemanusiaan yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur yang juga menjabat Ketua Harian PMI Luwu Timur, Jihadin Paruge, dalam rapat perdana pengurus PMI Luwu Timur masa bakti 2026–2031 yang dipimpin Ketua PMI Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, di Markas PMI Luwu Timur, Malili, Selasa (28/7/2026).
Jihadin mengatakan, kepengurusan baru PMI akan memperluas pelaksanaan donor darah di berbagai kecamatan dengan melibatkan pemerintah, perusahaan, organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ketersediaan darah di rumah sakit sekaligus memperluas partisipasi masyarakat sebagai pendonor sukarela.
“Ke depan, aksi donor darah harus lebih sering dilakukan. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan darah karena stok di rumah sakit terbatas. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” kata Jihadin.
Menurutnya, PMI akan menyusun kalender donor darah secara berkala agar masyarakat memiliki kepastian jadwal dan kesempatan lebih luas untuk berpartisipasi. Di saat yang sama, edukasi mengenai manfaat donor darah juga akan diperkuat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Target kami bukan hanya memenuhi kebutuhan darah saat ini, tetapi membangun budaya donor darah di tengah masyarakat. Jika kesadaran itu tumbuh, ketersediaan stok darah akan lebih terjamin,” ujarnya.
Selain memperkuat layanan donor darah, Jihadin menegaskan kepengurusan PMI periode 2026–2031 juga akan memfokuskan program pada penguatan kapasitas relawan dan Palang Merah Remaja (PMR), peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Luwu Timur.
Melalui sejumlah program tersebut, PMI Luwu Timur menargetkan pelayanan kemanusiaan yang lebih cepat, aktif, dan menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih luas.
Jika diinginkan, saya juga dapat Buatkan versi yang lebih bernuansa hard news media online, dengan Buatkan lead yang lebih kuat dan fokus pada persoalan minimnya stok darah sebagai isu utama.











