Maung TNI Milik Presiden Prabowo Jadi Sorotan di KTT ASEAN 2026 Filipina

Kendaraan Presiden Prabowo "Maung" di Filipina.

WaraNews.id — Kehadiran kendaraan taktis Maung yang digunakan Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu menjadi salah satu perhatian tersendiri di sela agenda diplomasi kawasan. Di tengah iring-iringan kendaraan delegasi negara ASEAN lainnya, Maung tampil mencolok dengan desain militer yang kokoh dan karakter yang berbeda dari kendaraan protokoler pada umumnya.

Sejak Presiden Prabowo tiba di Cebu, kendaraan produksi dalam negeri tersebut beberapa kali terlihat mengantar kepala negara menghadiri agenda resmi KTT ASEAN. Kehadirannya tidak hanya menarik perhatian delegasi, tetapi juga warga lokal yang memadati area sekitar lokasi konferensi.

Banyak warga terlihat berhenti untuk mengamati lebih dekat kendaraan itu. Sejumlah di antaranya bahkan mengabadikan momen dengan berfoto di dekat Maung yang diparkir di kawasan pengamanan konferensi internasional tersebut.

Yusail, salah satu warga Cebu, mengaku tertarik dengan tampilan kendaraan yang menurutnya berbeda dibanding kendaraan pejabat negara lain yang biasa ia lihat.

“Saya melihat ini kendaraan yang menakjubkan,” ujarnya singkat sambil memperhatikan detail bodi Maung.

Hal serupa disampaikan Alex, warga lainnya yang menyebut kendaraan itu memiliki desain klasik namun tetap modern. Menurutnya, tampilan Maung memberi kesan kuat sebagai kendaraan militer yang fungsional tetapi tetap elegan digunakan dalam acara kenegaraan.

“Kendaraan ini sangat klasik dan berbeda dengan kendaraan lain yang pernah saya lihat di Filipina,” katanya.

Tidak hanya menarik dari sisi desain, kendaraan tersebut juga menuai perhatian dari aspek keamanan. Kathrine, salah satu petugas keamanan KTT ASEAN, menilai kendaraan yang digunakan Presiden Indonesia itu terlihat kokoh dan memiliki standar keamanan tinggi untuk mobilitas kepala negara.

“Saya rasa kendaraan ini sangat aman digunakan Presiden Indonesia,” ujarnya.

Maung merupakan kendaraan taktis ringan produksi PT Pindad yang dikembangkan untuk mendukung kebutuhan operasi militer maupun nonmiliter. Nama “Maung” sendiri diambil dari bahasa Sunda yang berarti harimau, melambangkan ketangguhan dan mobilitas tinggi.

Kendaraan ini mulai diperkenalkan ke publik beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari upaya penguatan industri pertahanan nasional. Selain digunakan oleh TNI dan instansi negara, Maung juga beberapa kali tampil dalam agenda kenegaraan Presiden Prabowo sejak menjabat Menteri Pertahanan hingga menjadi Presiden RI.

Secara spesifikasi, Maung menggunakan mesin turbo diesel 2.200 cc dengan tenaga mencapai sekitar 202 horsepower. Kendaraan ini memiliki sistem penggerak 4×4 yang dirancang untuk melintasi berbagai medan, mulai dari jalan perkotaan hingga area off-road berat. Dengan kecepatan maksimal yang diklaim mampu mencapai 120 kilometer per jam, Maung juga dibekali suspensi dan rangka khusus untuk mendukung stabilitas serta daya tahan kendaraan.

Selain itu, Maung dirancang memiliki kemampuan modular sehingga dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan operasional, mulai dari kendaraan patroli, pengangkut personel, hingga kendaraan komando. Desainnya yang terbuka namun tangguh menjadi salah satu ciri khas yang membuatnya mudah dikenali.

Penggunaan Maung oleh Presiden Prabowo di forum internasional dinilai membawa pesan simbolik yang kuat. Pemerintah ingin menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya tampil sebagai kekuatan diplomatik di kawasan ASEAN, tetapi juga sebagai negara yang terus mendorong kemandirian industri strategis nasional.

Di tengah pembahasan isu ekonomi, keamanan, dan kerja sama regional dalam KTT ASEAN, keberadaan kendaraan buatan anak bangsa tersebut menjadi bentuk promosi tersendiri bagi industri pertahanan Indonesia di mata dunia internasional. Bagi sebagian delegasi dan warga lokal, Maung bukan sekadar kendaraan pengawal kepala negara, melainkan representasi kemajuan teknologi manufaktur Indonesia yang mulai mendapat perhatian di panggung global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page