BKPSDM Luwu Timur Gelar Uji Kompetensi ASN Berbasis CACT, Diikuti 335 Peserta

WaraNews.id — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Luwu Timur (BKPSDM) Kabupaten Luwu Timur melaksanakan penilaian potensi dan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) menggunakan metode Computer Assisted Competency Test (CACT). Kegiatan ini berlangsung di SMP YPS Singkole, Kecamatan Nuha, Senin (28/4/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Luwu Timur yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Askar, didampingi Kepala Kantor Regional IV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makassar, Nanang Subandi, serta dihadiri Kepala BKPSDM Luwu Timur, Parha Arief.

Sebanyak 335 peserta mengikuti penilaian tersebut yang terdiri dari pejabat administrator, pejabat pengawas, serta pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 April 2026.

Pelaksanaan tes berbasis CACT ini menjadi bagian penting dalam penerapan sistem manajemen talenta ASN. Sistem tersebut bertujuan menempatkan pegawai pada posisi yang sesuai dengan kemampuan dan potensi yang dimiliki, sekaligus memastikan proses penempatan dan promosi jabatan berjalan secara transparan dan berbasis merit.

Kepala BKPSDM Luwu Timur, Parha Arief, menegaskan bahwa pelaksanaan penilaian kompetensi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintah daerah.

“Penilaian potensi dan kompetensi melalui metode CACT ini sangat penting untuk memastikan setiap ASN memiliki posisi yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Hasilnya akan menjadi dasar dalam penyusunan peta kompetensi dan pengembangan karier ASN di Luwu Timur,” ujar Parha Arief.

Menurutnya, penggunaan metode CACT dinilai lebih objektif karena memanfaatkan teknologi komputer dalam proses asesmen. Selain meningkatkan akurasi hasil penilaian, sistem ini juga mampu mempercepat proses pengolahan data kompetensi ASN.

Hasil dari pelaksanaan tes ini nantinya akan digunakan sebagai dasar penyusunan peta kompetensi ASN, pembentukan talent pool, serta perencanaan program pengembangan pegawai yang lebih terarah. Selain itu, data yang dihasilkan juga menjadi referensi penting dalam pengambilan keputusan terkait rotasi, mutasi, maupun promosi jabatan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur diharapkan mampu membangun sistem manajemen ASN yang profesional dan berbasis kinerja. Penilaian kompetensi yang terukur menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan aparatur yang kompeten, adaptif, serta siap menghadapi tantangan pelayanan publik di masa mendatang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page