WaraNews.id — Perusahaan Umum Daerah (PERUMDAM) Waemami Kabupaten Luwu Timur mengumumkan penghentian sementara pendistribusian air bersih kepada pelanggan di wilayah pelayanan Malili dan sekitarnya.
Penghentian distribusi ini dilakukan sebagai langkah teknis mendesak guna menjaga kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat di masa mendatang.
Berdasarkan surat pemberitahuan Nomor 73/PAM-WM/IV/2026, gangguan distribusi air disebabkan oleh dua faktor utama yang saat ini tengah ditangani oleh tim teknis.
Pertama, adanya kerusakan pada pompa dosing di Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang memerlukan perbaikan segera. Kedua, dilakukan pembersihan pada intake atau sumber air akibat adanya material yang tertimbun dan berpotensi mengganggu kelancaran pengolahan air.
Akibat kondisi tersebut, sejumlah wilayah pelayanan di Kecamatan Malili terdampak penghentian distribusi air bersih. Wilayah yang terdampak meliputi:
1. Desa Balantang
2. Desa Baruga
3. Desa Harapan
4. Desa Puncak Indah
5. Desa Wewangriu
6. Desa Ussu
Pihak PERUMDAM Waemami juga telah menyurati para kepala desa di wilayah terdampak guna menyosialisasikan kondisi tersebut kepada masyarakat agar dapat melakukan langkah antisipasi.
Direktur PERUMDAM Waemami, A. Maryam M. N. Palullu mengimbau masyarakat untuk segera menampung air sebagai persediaan sebelum distribusi terhenti sepenuhnya.
Sementara itu, Senior Manager Teknik dan Pengolahan PERUMDAM Waemami, Irsan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan ini.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Distribusi air akan kembali normal segera setelah pekerjaan perbaikan pompa dan pembersihan material di lapangan selesai dilakukan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
PERUMDAM Waemami memastikan seluruh pekerjaan teknis dilakukan secara maksimal agar pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal dalam waktu sesingkat mungkin.











