Pemkab Gowa Dukung Sensus Ekonomi 2026, BPS Kerahkan 777 Petugas ke 18 Kecamatan

WaraNews.id — Pemerintah Kabupaten Gowa mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang akan dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memetakan kondisi perekonomian masyarakat dan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Komitmen tersebut ditandai dengan Pencanangan Komitmen Bersama dan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Kantor Bupati Gowa, Jumat (12/6/2026).

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan Sensus Ekonomi menjadi program strategis karena memberikan gambaran nyata tentang perkembangan ekonomi di Kabupaten Gowa.

Menurutnya, data yang akurat sangat dibutuhkan pemerintah dalam menyusun kebijakan, terutama di tengah perubahan pola ekonomi masyarakat yang terus berkembang.

“Sensus Ekonomi ini penting karena kondisi ekonomi saat ini sudah jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Pembangunan harus didukung oleh data dan fakta di lapangan,” kata Husniah.

Ia menyebut, perekonomian Gowa saat ini didukung oleh lebih dari 65 ribu pelaku UMKM yang tersebar di 18 kecamatan. Sebagian di antaranya bergerak di sektor digital dan usaha nonformal yang terus berkembang.

Selain mendata usaha konvensional, Sensus Ekonomi 2026 juga akan menjangkau aktivitas ekonomi digital seperti toko online, pelaku ekonomi kreatif, pekerja lepas digital, content creator, hingga berbagai jenis usaha berbasis internet.

Menurut Husniah, pendataan tersebut penting agar seluruh potensi ekonomi masyarakat dapat tercatat dengan baik.

“Jika aktivitas ekonomi baru ini tidak terdata, maka potensi ekonomi daerah tidak akan tergambar secara utuh dan dapat memengaruhi kebijakan maupun program yang diterima daerah,” ujarnya.

Bupati Gowa juga meminta seluruh camat mendukung pelaksanaan sensus mengingat wilayah Kabupaten Gowa cukup luas, mencapai sekitar 1.833 kilometer persegi dengan 18 kecamatan yang memiliki karakteristik berbeda.

Ia berharap para petugas dapat menjalankan tugas secara profesional dan mendapat dukungan dari pemerintah kecamatan apabila menghadapi kendala di lapangan.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Gowa, Joko Siswanto, mengatakan Sensus Ekonomi 2026 akan melibatkan 777 petugas lapangan yang akan melakukan pendataan secara door to door di seluruh wilayah Kabupaten Gowa.

Untuk memudahkan pelaksanaan, sebagian besar petugas direkrut dari masyarakat setempat sehingga memahami kondisi dan karakteristik wilayah masing-masing.

“Kami merekrut petugas lokal agar lebih mengenal daerah tempat bertugas dan dapat meminimalkan kendala di lapangan,” kata Joko.

Ia menjelaskan, sensus ini bertujuan menangkap berbagai perubahan struktur ekonomi masyarakat, termasuk perkembangan ekonomi digital yang tumbuh pesat setelah pandemi COVID-19.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Gowa dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan sasaran rumah tangga dan berbagai unit usaha di seluruh wilayah kabupaten.

Kegiatan pencanangan tersebut turut dihadiri pimpinan perangkat daerah dan para camat se-Kabupaten Gowa sebagai bentuk dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page