WaraNews.id — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menunjukkan keseriusannya dalam memburu status tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XIX tahun 2030. Tak sekadar mengirim delegasi, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, turun langsung memaparkan kesiapan daerahnya di hadapan pengurus KONI Sulsel, KONI 24 kabupaten/kota, pengurus 68 cabang olahraga serta tim Pemerintah Provinsi Sulsel dalam agenda Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Sulsel di Makassar, Sabtu (13/6/2026).
Kehadiran langsung kepala daerah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pencalonan Luwu Timur bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan Porprov sebagai momentum percepatan pembangunan olahraga dan ekonomi daerah.
Ketua KONI Luwu Timur, Herawan Raditya, mengatakan, Bupati Irwan Bachri Syam memimpin langsung pemaparan sebagai bentuk kesungguhan pemerintah daerah dalam meyakinkan seluruh pemilik suara bahwa Luwu Timur layak menjadi tuan rumah pesta olahraga terbesar di Sulawesi Selatan itu.
“Sebagai bentuk keseriusan kami, Bupati Luwu Timur yang langsung menyampaikan paparan kesiapan daerah. Pimpinan DPRD Luwu Timur juga memberikan dukungan dengan hadir melalui Wakil Ketua I DPRD, Jihadin Peruge,” ujar Herawan.
Menurutnya, perjuangan Luwu Timur menjadi tuan rumah Porprov bukan hal baru. Daerah berjuluk Bumi Batara Guru itu telah tiga kali mengajukan diri sebagai kandidat penyelenggara, sehingga pencalonan untuk edisi 2030 menjadi momentum penting untuk mewujudkan harapan tersebut.
“Ini adalah kali ketiga Luwu Timur mengusulkan diri sebagai tuan rumah Porprov. Kami berharap tahun ini seluruh pihak memberikan kepercayaan kepada Luwu Timur untuk menyelenggarakan Porprov 2030,” katanya.
Dukungan terhadap pencalonan Luwu Timur juga datang dari berbagai elemen. Dalam presentasi tersebut, pemerintah daerah turut didampingi sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan PT Vale Indonesia, PT Citra Lampia Mandiri (CLM), Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Luwu Timur Muhammad Safaat, Bapperida, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta ini dinilai menjadi salah satu kekuatan Luwu Timur dalam menyiapkan penyelenggaraan Porprov yang tidak hanya sukses sebagai ajang olahraga, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi dan promosi daerah.
Herawan menegaskan, Luwu Timur telah menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi tuan rumah, baik dari aspek infrastruktur olahraga maupun fasilitas pendukung bagi ribuan atlet dan ofisial yang akan datang dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
“Kami sudah menyampaikan kesiapan untuk menjadi tuan rumah Porprov Sulsel. Ini bukan hanya kesiapan di atas kertas, tetapi juga didukung sarana dan prasarana yang terus dipersiapkan,” ujarnya.
Keseriusan Luwu Timur sebelumnya juga telah mendapat perhatian dari KONI Sulsel. Tim penjaringan dan penyaringan calon tuan rumah Porprov yang dipimpin Ketua Harian KONI Sulsel, Chalik Suang, telah melakukan visitasi langsung ke Luwu Timur untuk meninjau berbagai fasilitas yang disiapkan.
Dalam kunjungan tersebut, tim KONI Sulsel meninjau sejumlah venue olahraga serta fasilitas penunjang yang akan digunakan apabila Luwu Timur ditetapkan sebagai tuan rumah. Selain kesiapan arena pertandingan, aspek akomodasi, transportasi, hingga pelayanan bagi kontingen dari berbagai daerah juga menjadi bagian dari penilaian.
Bagi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, menjadi tuan rumah Porprov 2030 tidak hanya tentang penyelenggaraan kompetisi olahraga. Ajang ini dipandang sebagai peluang untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, menggerakkan sektor pariwisata dan UMKM, serta melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Selatan di tingkat nasional.
Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan hasil positif dari proses visitasi KONI Sulsel, Luwu Timur kini berupaya meyakinkan seluruh pemilik suara bahwa daerah paling timur di Sulawesi Selatan tersebut siap menjadi tuan rumah Porprov XIX tahun 2030 dan menyelenggarakan pesta olahraga yang berkualitas, berdaya saing, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat Sulawesi Selatan.











