WaraNews.id — Pelayanan kesehatan di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa dipastikan tetap berjalan normal pasca kebakaran yang terjadi pada Jumat (29/5). Untuk memastikan kondisi tersebut, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang meninjau langsung sejumlah unit pelayanan rumah sakit, termasuk Instalasi Gawat Darurat (IGD), Sabtu (30/5).
Dalam peninjauan yang dilakukan sesaat setelah kembali dari kunjungan kerja di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Husniah menerima laporan dari manajemen rumah sakit terkait kondisi operasional pascakebakaran. Berdasarkan laporan tersebut, seluruh layanan kesehatan masih dapat beroperasi dan tidak ada pasien yang harus dirujuk atau dipindahkan ke rumah sakit lain.
Menurut Husniah, keberlangsungan pelayanan kesehatan menjadi prioritas utama pemerintah daerah di tengah proses pemulihan fasilitas yang terdampak kebakaran.
“Rumah sakit ini adalah garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu yang menjadi perhatian utama kami bagaimana masyarakat tetap mendapatkan pelayanan secara optimal pasca kebakaran,” ujarnya.
Ia menilai kemampuan rumah sakit mempertahankan pelayanan di tengah situasi darurat menunjukkan pentingnya kesiapan sistem pendukung serta mitigasi risiko pada fasilitas publik, khususnya layanan kesehatan.
“Alhamdulillah pelayanan tetap berjalan. Ini harus menjadi bahan evaluasi bersama agar sistem pengamanan dan kesiapsiagaan rumah sakit semakin baik ke depan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Gowa, lanjut Husniah, akan mendukung langkah pemulihan fasilitas yang terdampak sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sarana dan prasarana rumah sakit, termasuk bangunan lama yang masih digunakan.
“Kita ingin momentum ini menjadi bagian dari perbaikan. Fasilitas yang terdampak harus segera dipulihkan dan sistem keamanannya diperkuat sehingga pelayanan kesehatan masyarakat semakin aman dan berkualitas,” tegasnya.
Direktur Utama RSUD Syekh Yusuf, dr. Gaffar, menjelaskan pelayanan rumah sakit tetap berlangsung karena fasilitas cadangan segera dioperasikan setelah kebakaran terjadi. Salah satu layanan yang terdampak, yakni radiologi, tetap dapat melayani pasien melalui sistem cadangan yang tersedia.
“Pelayanan radiologi tetap dapat dilakukan melalui fasilitas cadangan yang kami miliki. Seluruh pasien tetap tertangani dengan baik dan tidak ada yang direlokasi ke rumah sakit lain akibat insiden ini,” jelasnya.
Saat ini pihak rumah sakit masih melakukan pendataan terhadap kerugian akibat kebakaran serta berkoordinasi dengan aparat berwenang untuk proses investigasi penyebab kejadian. Dalam peninjauan tersebut, Bupati Gowa turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis dan sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.











