WaraNews.id — Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, meninjau langsung lokasi kebakaran di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Jumat siang (29/5/2026).
Insiden kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.36 WITA itu menghanguskan dua bangunan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Gowa, yakni gedung radiologi lama dan gudang penyimpanan peralatan medis.
Meski sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan rumah sakit, proses evakuasi pasien berlangsung cepat dan terkendali. Pemerintah Kabupaten Gowa memastikan seluruh pasien berada dalam kondisi aman dan pelayanan kesehatan tetap berjalan normal.
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh pasien yang berada di area terdampak langsung dipindahkan ke ruang perawatan sementara untuk memastikan pelayanan medis tetap berjalan tanpa gangguan berarti.
“Alhamdulillah seluruh pasien berhasil dievakuasi dengan cepat dan tidak ada korban jiwa. Saat ini pelayanan rumah sakit tetap berjalan normal dan masyarakat tidak perlu panik,” ujar Darmawangsyah saat meninjau lokasi kebakaran.
Ia menjelaskan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting instalasi listrik pada bangunan lama rumah sakit.
“Ini bukan karena kelalaian personal, tetapi diduga akibat korsleting listrik. Kami sudah meminta pihak rumah sakit melakukan pendataan kerugian dan pemerintah akan segera mencarikan solusi terbaik untuk perbaikan gedung yang terbakar,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Gowa, lanjut Darmawangsyah, juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kementerian Kesehatan guna mempercepat proses pembangunan kembali fasilitas yang terdampak.
Menurutnya, bangunan yang terbakar memang merupakan area lama sehingga membutuhkan percepatan revitalisasi agar fasilitas pelayanan kesehatan menjadi lebih aman dan representatif ke depan.
“Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang bergerak cepat menangani kebakaran ini, mulai dari Damkar Gowa, Damkar Kota Makassar, Basarnas, aparat keamanan, hingga tenaga kesehatan rumah sakit. Kerja sama ini membuat api cepat dikendalikan sehingga tidak meluas,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama RSUD Syekh Yusuf Gowa, dr. Gaffar, memastikan fokus utama rumah sakit saat ini adalah menjaga pelayanan kesehatan tetap optimal bagi masyarakat.
Ia menegaskan operasional pelayanan di area yang tidak terdampak kebakaran tetap berjalan dengan pengaturan layanan secara bertahap dan terkoordinasi.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat insiden ini. Fokus utama kami memastikan seluruh pasien tetap mendapatkan pelayanan dan perawatan terbaik serta berada dalam kondisi aman,” ujar dr. Gaffar.
Pihak rumah sakit juga mengapresiasi kesigapan tenaga kesehatan, staf rumah sakit, petugas pemadam kebakaran, aparat keamanan, dan masyarakat yang membantu proses evakuasi hingga situasi dapat segera dikendalikan.
Manajemen RSUD Syekh Yusuf memastikan pendataan dampak kebakaran terus dilakukan, sekaligus menjamin kebutuhan pelayanan pasien tetap terpenuhi.
Pihak rumah sakit bersama Pemerintah Kabupaten Gowa juga akan terus memberikan informasi resmi kepada masyarakat terkait perkembangan penanganan pascakebakaran melalui kanal komunikasi resmi.
Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Gowa saat meninjau lokasi kebakaran di antaranya Kepala BPBD, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, dan Camat Somba Opu.











