WaraNews.id — Maraknya praktik judi sabung ayam, judi adu kerbau, hingga peredaran narkoba yang kian terbuka di sejumlah wilayah Toraja Utara menjadi alarm keras bagi keselamatan generasi muda.
Fenomena yang terus berulang ini dinilai bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan ancaman nyata terhadap masa depan daerah, karena berpotensi merusak moral, memutus harapan, serta menyeret generasi penerus ke dalam lingkaran penyakit sosial yang semakin sulit dikendalikan.
Kondisi ini mendorong Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) Klasis Makassar Timur untuk menyuarakan kepedulian mendalam terhadap nasib para generasi penerus yang dinilai semakin rentan terpapar pengaruh negatif dari praktik perjudian dan penyalahgunaan narkoba.
Ketua PPGT Klasis Makassar Timur, Mikel Sampererung, menegaskan bahwa maraknya penyakit sosial di Toraja Utara telah mencapai tahap yang sangat memprihatinkan. Ia menilai, jika kondisi tersebut dibiarkan tanpa tindakan tegas, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh generasi muda yang saat ini tengah berada pada fase penting dalam membangun masa depan mereka.

Menurutnya, generasi muda merupakan aset berharga bagi kemajuan daerah. Karena itu, lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari praktik penyakit sosial menjadi kebutuhan mutlak agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Kami menyuarakan kegelisahan dan kepedulian terhadap masa depan generasi muda di Toraja Utara. Penyakit sosial seperti narkoba dan perjudian bukan hanya merusak individu, tetapi juga dapat memutus harapan generasi penerus untuk tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Mikel.
PPGT Klasis Makassar Timur memandang bahwa upaya pemberantasan penyakit sosial bukan semata tugas aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Mereka menilai, keberhasilan dalam memulihkan daerah dari penyakit sosial akan sangat menentukan kualitas generasi muda di masa mendatang.
Lebih jauh, PPGT Makassar Timur menegaskan bahwa pemulihan daerah dari penyakit sosial harus menjadi gerakan kolektif yang melibatkan pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat luas. Hal ini penting agar lingkungan sosial yang terbentuk mampu melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menyuarakan kepedulian terhadap masa depan generasi penerus, PPGT Klasis Makassar Timur menyampaikan sejumlah poin sikap sebagai berikut:
1. Mengapresiasi langkah Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja yang telah mengambil sikap tegas terhadap berbagai penyakit sosial yang dinilai sudah tidak dapat ditoleransi lagi, khususnya peredaran narkoba dan praktik perjudian yang semakin terang-terangan terjadi di tengah masyarakat.
2. Mendorong pemerintah daerah bersama tokoh adat untuk memperkuat kerja sama dalam merumuskan aturan yang selaras dengan nilai-nilai adat dan budaya Toraja. Upaya ini dinilai penting untuk mengembalikan nilai-nilai luhur budaya yang selama ini menjadi benteng moral dalam menjaga perilaku generasi muda.
3. Mendorong pihak kepolisian untuk bersikap netral dan tegas dalam menangani berbagai kasus yang terjadi di Toraja Utara, termasuk melakukan evaluasi dan penindakan terhadap oknum aparat yang terbukti terlibat dalam praktik narkoba maupun perjudian yang semakin masif dan meresahkan masyarakat.
4. Menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga ketenangan dan tidak mudah terprovokasi, khususnya terhadap informasi yang belum terbukti kebenarannya, guna mencegah munculnya konflik sosial yang dapat memperburuk kondisi lingkungan bagi generasi muda.
PPGT Klasis Makassar Timur berharap, langkah-langkah konkret dari seluruh pihak dapat segera diwujudkan demi memulihkan Toraja Utara dari berbagai penyakit sosial yang mengancam masa depan daerah. Mereka menilai bahwa penyelamatan generasi muda bukan hanya soal menjaga individu, tetapi juga menjaga masa depan Toraja sebagai daerah yang memiliki nilai budaya dan spiritual yang kuat.
Melalui suara moral yang disampaikan, PPGT Makassar Timur ingin menegaskan bahwa generasi muda harus tumbuh di lingkungan yang bersih dari narkoba dan praktik perjudian. Sebab, di tangan generasi muda inilah harapan masa depan daerah diletakkan.
Kepedulian yang disuarakan PPGT Makassar Timur diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pihak bahwa setiap langkah pemberantasan penyakit sosial bukan hanya tentang penegakan hukum, tetapi juga tentang menyelamatkan harapan, cita-cita, dan masa depan generasi penerus Toraja Utara.











