WaraNews.id — Suasana Pasar Tradisional Malili hingga kawasan Gedung Wanita Simpurusiang, Kecamatan Malili, tampak berbeda pada Jumat (6/1/2026). Aparat pemerintah daerah, TNI–Polri, dan warga turun langsung membersihkan fasilitas umum dalam kegiatan Jum’at Bersih Juara (JBJ), sebuah gerakan gotong royong yang menitikberatkan pada kebersihan lingkungan dan ruang publik.
Sejak pagi, peserta menyisir area pasar, saluran air, serta halaman gedung pertemuan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Sampah yang menumpuk dibersihkan, fasilitas umum dirapikan, dan lingkungan sekitar ditata agar lebih nyaman digunakan.
Kegiatan ini dihadiri Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Luwu Timur Umar Hasan Dalle, Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto T.M., Pabung Kodim 1403/Palopo–Luwu Timur Mayor Arm. Syafaruddin, sejumlah kepala OPD, serta ASN dan non-ASN lingkup Pemkab Luwu Timur.
Umar Hasan Dalle menilai, aksi bersih-bersih tersebut bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat. Menurutnya, pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi harus menjadi contoh ruang publik yang bersih dan nyaman. “Kesadaran menjaga kebersihan perlu tumbuh dari kebersamaan. Lingkungan yang bersih akan berdampak langsung pada kesehatan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto T.M. Ia menekankan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, sekaligus bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang tertib dan sehat. Melalui kegiatan JBJ, pihaknya berharap masyarakat semakin tergerak menjaga fasilitas umum yang digunakan setiap hari.
Sementara itu, Mayor Arm. Syafaruddin mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kekuatan utama dalam menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Menurutnya, kegiatan seperti JBJ tidak hanya berdampak pada kebersihan fisik lingkungan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara aparat dan warga. Ia berharap gerakan ini terus berlanjut sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan.
Melalui pelaksanaan Jum’at Bersih Juara, pemerintah daerah bersama TNI–Polri ingin menegaskan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat. Lingkungan yang bersih dan sehat diharapkan menjadi fondasi bagi terciptanya ruang publik yang aman, nyaman, dan produktif di Kabupaten Luwu Timur.











