Aripin Buka Ruang Aspirasi Kader Golkar Luwu Timur di Tingkat Kecamatan

Ketua DPD II Golkar Luwu Timur, Aripin.

MALILI — Perubahan kepemimpinan di tubuh Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai diterjemahkan ke tingkat daerah. DPD II Partai Golkar Kabupaten Luwu Timur memilih turun langsung ke sejumlah kecamatan untuk memperkuat konsolidasi sekaligus menyerap suara kader di tingkat akar rumput.

Langkah tersebut dilakukan melalui roadshow silaturahmi dan pendidikan politik yang digelar 18–21 September 2026. Bagi Golkar Luwu Timur, agenda ini tidak sekadar menjadi pertemuan internal, tetapi ruang untuk membaca kondisi organisasi dan mendengar langsung aspirasi kader di lapangan.

Ketua DPD II Golkar Luwu Timur, Aripin, mengatakan pola komunikasi dalam roadshow sengaja dibangun dua arah. Pengurus kabupaten tidak hanya menyampaikan agenda organisasi, tetapi juga membuka ruang bagi kader kecamatan untuk menyampaikan persoalan, kebutuhan dan masukan.

“Roadshow kali ini kita mau mendengarkan masukan, menerima aspirasi kader-kader di tiap kecamatan,” ujar Aripin.

Salah satu agenda berlangsung di kediaman Pimpinan Kecamatan (Pincam) Golkar Angkona. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi struktur sekaligus memperkuat komunikasi antara pengurus DPD II dengan jajaran partai di tingkat kecamatan.

Menurut Aripin, penguatan struktur di tingkat bawah menjadi penting karena dinamika politik daerah tidak hanya ditentukan oleh keputusan pengurus di tingkat kabupaten. Kader di kecamatan hingga desa menjadi bagian penting dalam menjaga komunikasi partai dengan masyarakat.

Roadshow tersebut juga disebut sebagai tindak lanjut arahan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) setelah terpilih sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2026–2031. IAS ditetapkan secara aklamasi dalam Musda XI Golkar Sulsel pada Juli 2026 dan kemudian mendapat mandat memimpin konsolidasi organisasi di tingkat provinsi.

Aripin berharap kepemimpinan baru di tingkat provinsi dapat mendorong penguatan organisasi hingga ke struktur kecamatan dan desa. Ia menilai komunikasi dari bawah perlu menjadi bagian dari proses pengambilan kebijakan partai.

“Kami berharap kepemimpinan beliau dapat semakin memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa, sehingga suara kader di tingkat bawah benar-benar menjadi bagian dari kebijakan organisasi,” tutur Aripin.

Selain konsolidasi, roadshow juga diisi pendidikan politik mengenai fungsi partai dan peran kader dalam kehidupan demokrasi. Materi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman kader terhadap kerja-kerja kepartaian, sekaligus menjaga komunikasi internal di tengah dinamika politik yang terus berkembang.

Dengan pola turun langsung ke kecamatan, DPD II Golkar Luwu Timur kini menempatkan konsolidasi akar rumput sebagai salah satu agenda organisasi. Langkah tersebut berlangsung bersamaan dengan konsolidasi kepengurusan Golkar Sulsel di bawah kepemimpinan IAS, yang pada September 2026 juga mulai menjalankan agenda organisasi di tingkat provinsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *