Andi Surono Dorong Pertanian Jadi Prioritas APBD Luwu Timur 2027

Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Andi Suorno.

TOMONI TIMUR — Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi PDI, Andi Surono S, mendorong pemerintah daerah memperkuat alokasi pembangunan sektor pertanian dalam penyusunan APBD 2027. Selain pembangunan infrastruktur jalan, perhatian terhadap kebutuhan petani dinilai penting untuk mengantisipasi dampak potensi musim kemarau panjang dan menjaga ketahanan pangan daerah.

Hal tersebut disampaikan Andi Surono dalam kegiatan rekapitulasi rencana pengadaan fisik dan nonfisik Kabupaten Luwu Timur sebagai bagian dari proses penyusunan Rancangan APBD (RAPBD) 2027, Selasa (20/10/2026). Kegiatan tersebut melibatkan perangkat desa, staf sekolah, serta unsur pendidikan yang menyampaikan berbagai usulan pembangunan berdasarkan kebutuhan di lapangan.

Menurut Andi Surono, penyusunan program pembangunan harus mengacu pada skala prioritas dan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, anggaran daerah tidak hanya terserap untuk pembangunan fisik, tetapi juga mampu memperkuat sektor-sektor yang menjadi penopang ekonomi masyarakat.

Ia menilai sektor pertanian perlu mendapat perhatian lebih dalam perencanaan anggaran 2027. Pasalnya, sektor tersebut memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat, menjaga produktivitas pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani.

“Setelah program pembangunan jalan berjalan, perhatian pemerintah ke depan juga perlu diarahkan pada sektor pertanian. Kita harus melihat kebutuhan petani dan mempersiapkan langkah antisipasi terhadap potensi kemarau panjang,” ujarnya.

Andi Surono juga mengingatkan potensi fenomena El Niño yang dapat meningkatkan risiko kekeringan di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut perlu diantisipasi karena berpotensi memengaruhi ketersediaan air, produktivitas lahan pertanian, hingga hasil panen petani.

Karena itu, ia mendorong agar kebutuhan sektor pertanian masuk dalam pertimbangan utama penyusunan APBD 2027. Dukungan program perlu disesuaikan dengan kondisi wilayah, termasuk kebutuhan sarana dan prasarana pertanian serta upaya menjaga ketersediaan air bagi lahan produktif.

Menurutnya, pembangunan daerah harus berjalan secara seimbang dengan memperhatikan infrastruktur, pendidikan, pertanian, dan sektor lain yang berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Sebagai anggota DPRD, Andi Surono menegaskan komitmennya untuk mengawal berbagai usulan pembangunan agar dapat dibahas dan dipertimbangkan sesuai mekanisme penganggaran serta kemampuan keuangan daerah.

“DPRD akan tetap mengawal usulan pembangunan dengan memprioritaskan kebutuhan rakyat, agar setiap kebijakan dan anggaran yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap penyusunan APBD Luwu Timur 2027 mampu menghasilkan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, tidak hanya dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur dan pendidikan, tetapi juga memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan daerah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *