MALILI — Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Aripin, mendukung proyek pembangunan jalan sistem tahun jamak (multi years) senilai Rp750 miliar yang direncanakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur selama periode 2027–2029. Program tersebut dinilai dapat mempercepat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dukungan itu disampaikan Aripin dalam wawancara khusus dengan media ini di Rumah Makan Ajiku, Puncak Indah Malili, Kamis (22/10/2026). Ia menilai pembangunan jalan sepanjang 230 kilometer yang tersebar di wilayah Luwu Timur merupakan langkah strategis untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat.
Menurut Aripin, skema multi years memungkinkan pembangunan infrastruktur berskala besar dikerjakan secara berkesinambungan selama beberapa tahun anggaran sehingga penyelesaiannya lebih terencana dan menyeluruh.
“Waktu satu tahun sering kali tidak cukup untuk merampungkan proyek berskala besar seperti beberapa ruas jalan di Luwu Timur beserta fasilitas pendukungnya secara menyeluruh,” ujarnya.
Proyek tersebut menggunakan anggaran APBD sebesar Rp750 miliar untuk pembangunan jalan aspal dan beton sepanjang 230 kilometer di berbagai wilayah Kabupaten Luwu Timur.
Efisiensi Anggaran dan Kualitas Pembangunan
Aripin menjelaskan, sistem tahun jamak juga berpotensi meningkatkan efisiensi anggaran, terutama dalam proses pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan. Melalui skema tersebut, pemerintah dapat melakukan proses tender untuk paket pekerjaan berskala besar tanpa harus mengulang pengadaan setiap tahun.
Selain itu, pengerjaan secara berkelanjutan dinilai dapat menekan biaya mobilisasi alat berat serta menjaga konsistensi kualitas konstruksi pada setiap ruas jalan.
Ia juga menilai proyek berskala besar dengan masa pengerjaan panjang dapat membuka peluang keterlibatan kontraktor berpengalaman sehingga kualitas pembangunan dapat lebih terjaga.
“Gagasan proyek multi years di daerah kita adalah ide cemerlang dari Pemerintahan Ibas–Puspa yang patut didukung, baik secara individu, kelompok, maupun kelembagaan,” kata Aripin, mantan Ketua DPRD Luwu Timur periode 2019–2024.
Meski mendukung program tersebut, Aripin mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap seluruh tahapan pekerjaan. Ia berharap pelaksanaan proyek berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, serta memenuhi standar kualitas konstruksi.
“Pelaksanaannya tentu perlu kita awasi agar harapan dan mimpi masyarakat Luwu Timur dapat terealisasi,” harapnya.
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut harus memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, terutama dalam memperlancar transportasi, distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta membuka akses ekonomi antarwilayah.
Aripin berharap proyek pembangunan jalan sepanjang 230 kilometer itu dapat menjadi salah satu upaya pemerataan infrastruktur dan memperkuat konektivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.











