Lima Fraksi Soroti Rancangan Anggaran Luwu Timur Tahun 2027

MALILI — Lima fraksi DPRD Kabupaten Luwu Timur menyampaikan pemandangan umum terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Luwu Timur, Rabu (21/10/2026).

Pemandangan umum tersebut berisi sejumlah saran, kritik, dan masukan fraksi terhadap rancangan kebijakan anggaran pemerintah daerah sebagai bahan penyempurnaan RAPBD 2027.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte, didampingi Wakil Ketua I Jihadin Peruge dan Wakil Ketua II Hj. Harisah Suharjo. Hadir pula Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, jajaran pemerintah daerah, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta anggota DPRD.

Lima fraksi menyampaikan pandangannya secara bergantian. Fraksi NasDem disampaikan Muhammad Iwan, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) oleh Muhammad Rivaldi, Fraksi PDI Perjuangan oleh Harisal, Fraksi Gabungan Persatuan Rakyat (GPR) melalui Rusdi Layong, dan Fraksi Partai Golkar oleh Aripin.

Penyampaian pemandangan umum tersebut merupakan salah satu tahapan pembahasan RAPBD 2027. Melalui forum ini, setiap fraksi memberikan tanggapan dan rekomendasi terhadap rencana kebijakan anggaran serta program pembangunan yang disusun pemerintah daerah.

Menanggapi pandangan lima fraksi, Sekda Luwu Timur, Ramadhan Pirade, menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang diberikan DPRD. Ia mengatakan, seluruh catatan fraksi akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah dalam menyempurnakan rancangan anggaran.

“Semua catatan, saran, dan masukan yang disampaikan oleh fraksi-fraksi akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan bagi pemerintah daerah,” ujarnya.

Ramadhan menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran agar APBD 2027 dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Luwu Timur.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam memastikan pengelolaan anggaran berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Pembahasan RAPBD 2027 selanjutnya akan berlanjut dengan pendalaman terhadap berbagai masukan dan rekomendasi fraksi sebelum rancangan anggaran ditetapkan. Proses tersebut diharapkan dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Luwu Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *