MALILI — Belum genap sepekan menjalankan tugas di Kabupaten Luwu Timur, Kapolres Luwu Timur AKBP Irwan Kurniadi mulai membangun komunikasi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Langkah awal itu dilakukan melalui silaturahmi dengan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam dan Puspawati Husler, di ruang kerja Bupati Luwu Timur, Kantor Bupati, Jalan Soekarno Hatta, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Selasa (29/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah AKBP Irwan Kurniadi untuk mengenal lebih dekat unsur pimpinan daerah sekaligus menyamakan persepsi mengenai kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Luwu Timur.
Bagi Kapolres baru, komunikasi dengan pemerintah daerah dan unsur Forkopimda menjadi penting karena persoalan keamanan tidak hanya berkaitan dengan tugas kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah, lembaga daerah dan masyarakat.
AKBP Irwan Kurniadi sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Aceh Timur, Polda Aceh. Ia dipercaya memimpin Polres Luwu Timur setelah adanya rotasi jabatan di lingkungan Polri.
Dalam pergantian tersebut, Irwan Kurniadi menggantikan AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi yang kini mendapat amanah sebagai Kapolres Luwu Utara. Pergantian itu merupakan bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi Polri.
Sebelum meninggalkan Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi tercatat masih memimpin Polres Aceh Timur hingga September 2026. Serah terima jabatan Kapolres Aceh Timur kepada AKBP Aris Cai Dwi Susanto berlangsung pada 10 September 2026.
Kini, sebagai Kapolres Luwu Timur, Irwan Kurniadi langsung membuka ruang koordinasi dengan pemangku kepentingan daerah. Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan pejabat utama Polres Luwu Timur turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Menurut AKBP Irwan Kurniadi, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tugas bersama yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
“Kami berharap dapat melaksanakan tugas serta amanah kami selaku Kapolres Luwu Timur, yaitu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,” tuturnya.
Ia menegaskan, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Dukungan pemerintah daerah, Forkopimda dan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas tersebut.
“Kami menyadari, dalam menjaga Kamtibmas ini, kepolisian tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dari berbagai pihak, terlebih dari seluruh masyarakat Luwu Timur,” ujar Irwan.
Silaturahmi dengan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur juga menjadi ruang awal untuk membangun komunikasi antara institusi kepolisian dan pemerintah daerah. Koordinasi tersebut diharapkan dapat memudahkan penyamaan langkah ketika menghadapi persoalan keamanan maupun isu sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Selain pemerintah daerah, AKBP Irwan Kurniadi juga mulai menjalin komunikasi dengan unsur pimpinan DPRD. Sehari sebelumnya, Senin (28/9/2026), ia bersilaturahmi dengan Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte, di ruang kerja Ketua DPRD.
Rangkaian kunjungan tersebut menunjukkan bahwa agenda awal Kapolres Luwu Timur tidak hanya berfokus pada penyesuaian internal di tubuh Polres, tetapi juga membangun hubungan kerja dengan lembaga-lembaga yang memiliki peran dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan masyarakat daerah.
Koordinasi lintas lembaga menjadi penting mengingat dinamika Kamtibmas tidak berdiri sendiri. Persoalan sosial, pelayanan publik, aktivitas masyarakat, lalu lintas, potensi konflik maupun berbagai persoalan lain membutuhkan komunikasi cepat dan langkah yang terkoordinasi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD serta unsur terkait.
Dengan komunikasi yang dibangun sejak awal masa tugas, Kapolres Luwu Timur diharapkan dapat memahami karakteristik wilayah sekaligus memetakan persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.
Bagi kepolisian, pemahaman terhadap kondisi daerah dan hubungan kerja yang baik dengan Forkopimda menjadi modal penting untuk menjalankan tugas pemeliharaan Kamtibmas secara lebih terkoordinasi.
Sementara bagi pemerintah daerah dan masyarakat, sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga Luwu Timur tetap aman dan kondusif, sehingga aktivitas pemerintahan, pelayanan publik, kegiatan ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat dapat berjalan dengan baik.











