News  

PKBGT Pniel Puncak Indah Juara Umum, Klasis Malili Siap Berlaga di Prawira III Toraja Utara

MALILI — Persekutuan Kaum Bapa Gereja Toraja (PKBGT) Jemaat Pniel Puncak Indah Malili tampil dominan dalam Pra Pertemuan Raya (Praya) PKBGT Klasis Malili yang berlangsung di Gedung Gereja Toraja Jemaat Pniel Puncak Indah, Malili.

Sejumlah prestasi berhasil diraih dalam berbagai cabang lomba. Capaian tersebut mengantarkan PKBGT Pniel Puncak Indah sebagai juara umum sekaligus menjadi bagian dari kontingen Klasis Malili yang akan berlaga pada Prawira III PKBGT di Rantepao-Tallunglipu, Toraja Utara, 28-31 Oktober 2026.

Dalam ajang tingkat klasis tersebut, peserta dari Jemaat Pniel Puncak Indah meraih juara pertama pada lomba baca indah Mazmur, domino dan karaoke rohani. Sementara pada cabang catur, perwakilannya menempati posisi kedua.

Pada lomba domino, dua pasangan dari Pniel Puncak Indah juga berhasil menempati peringkat ketiga dan keempat. Adapun juara pertama lomba Sura’ Madatu diraih PKBGT Jemaat Wasuponda.

Rangkaian Pra Praya diawali dengan ibadah yang dipimpin Pdt. Alfrida Rombe Bunga, S.Th. Dalam khotbahnya, ia mengingatkan kaum bapa agar menjadikan kegiatan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan dan pertemuan, tetapi juga momentum memperkuat komitmen dalam pelayanan.

Ia menekankan pentingnya keteladanan Kristus dalam menjalankan pelayanan, termasuk menjaga persekutuan dengan Allah melalui doa, memilih kehendak Tuhan, serta menempatkan pelayanan kepada Tuhan sebagai landasan utama.

“Dari sini perlu kita belajar dari keteladanan Kristus, pertama selalu menjaga persekutuan dengan Allah dalam doa. Memilih untuk melakukan kehendak Allah dan melayani Tuhan, bukan melayani kegiatan,” ujar Pdt. Alfrida, Sabtu (26/9/2026).

Ketua PKBGT Jemaat Pniel Puncak Indah Malili, Afder, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tidak terlepas dari kerja sama antarjemaat, koordinator, serta panitia.

“Puji Tuhan, ini semua berjalan dengan lancar dan baik berkat kerja sama dan pertolongan Tuhan. Saat ini kami juga tengah mempersiapkan diri membawa kontingen perwakilan PKBGT Klasis Malili ke Toraja Utara bulan depan,” kata Afder.

Sekretaris PKBGT Klasis Malili turut menyampaikan apresiasi kepada Jemaat Pniel Puncak Indah yang menjadi tuan rumah. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki makna lebih luas karena menjadi ruang mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat pelayanan antar-kaum bapa di wilayah Klasis Malili.

“Kami juga menyampaikan terima kasih atas pelayanan Ibu Pdt. Alfrida dan majelis Jemaat Pniel Puncak Indah sehingga kegiatan ini berjalan dengan aman dan menghasilkan kontingen yang siap berlomba di Prawira PKBGT di Toraja Utara Oktober mendatang,” ujarnya.

Kontingen Klasis Malili selanjutnya akan membawa sejumlah wakil dari berbagai jemaat untuk mengikuti Prawira III PKBGT tingkat nasional di Toraja Utara.

Untuk cabang Sura’ Madatu, Klasis Malili diwakili Bapak Yunus Upa’ Rambung dari Jemaat Wasuponda. Cabang karaoke rohani diwakili Bapak Fritz V Wongkar dari Jemaat Pniel Puncak Indah Malili, sedangkan lomba baca indah Mazmur diwakili Bapak Ajuslamat Runga dari jemaat yang sama.

Pada cabang catur, Klasis Malili menurunkan Bapak Tomo dari Jemaat Wasuponda dan Bapak Kores Simare Mare dari Jemaat Pniel Puncak Indah Malili.

Sementara pada cabang domino, terdapat empat pasangan yang menjadi perwakilan, yakni Agung Wibowo-Sinar Bintang dan Yonatan Bassi-Jefri dari Jemaat Pniel Puncak Indah Malili, serta Yohanis K.-Paulus Omba dari Jemaat Betesda Towuti dan Harianto-Andarias dari Jemaat Pniel Puncak Indah Malili.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin Pdt. Rizal Sumule Tandiabang, S.Th. Kegiatan tersebut turut dihadiri Pendeta Jemaat Wasuponda Pdt. Junimar Marthen Nomba serta warga Toraja dari sejumlah jemaat yang berada dalam wilayah Klasis Malili.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *