MAKASSAR — Pengurus Nasional Perkumpulan Senior GMKI (PNPS GMKI) bersama Pengurus Cabang Perkumpulan Senior GMKI Makassar (PCPS GMKI Makassar) mendorong peningkatan keterampilan dan kompetensi melalui Pelatihan Vokasi Nasional Pembuatan Minuman Kopi (Barista) dan Content Creator.
Pelatihan tersebut digelar bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kementerian Ketenagakerjaan RI melalui program Tailored Made Training (TMT).
Kegiatan yang berlangsung pada 14-25 September 2026 ini menjadi bagian dari program kerja PNPS GMKI Bidang V Pengembangan Kapasitas dan Kepemimpinan Senior bersama PCPS GMKI Makassar. Program tersebut dikoordinatori Nielma Palamba dengan sasaran keluarga besar GMKI serta masyarakat Gereja.
Pembukaan pelatihan digelar secara hybrid pada Senin (14/9/2026), dengan melibatkan penyelenggara dan peserta secara langsung maupun daring. Pembukaan secara resmi dilakukan Ketua Umum PNPS GMKI William Sabandar melalui sambungan daring.
Ketua PCPS GMKI Makassar Dan Pongtasik dalam laporannya mengatakan, pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi PNPS GMKI Bidang V dan PCPS GMKI Makassar dengan dukungan BBPVP Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Kolaborasi itu, kata dia, diarahkan untuk menghadirkan pelatihan yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi peluang kerja maupun usaha.
“Pelatihan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi keluarga besar GMKI serta masyarakat Gereja,” kata Dan Pongtasik.
Dalam rangkaian pembukaan, dilakukan pula penyerahan peralatan pelatihan secara simbolis dan pemakaian seragam kepada perwakilan peserta oleh Nielma Palamba.
Sebanyak 32 peserta mengikuti pelatihan tersebut. Mereka dibagi dalam dua bidang, yakni 16 peserta mengikuti pelatihan Barista dan 16 peserta lainnya mengikuti pelatihan Content Creator.
Untuk bidang Barista, peserta mendapatkan materi teori dan praktik mulai dari pengenalan kopi, peralatan, teknik dasar pengolahan dan peracikan minuman hingga penyajian. Pelatihan ini difasilitasi Kopiedukasi dengan pendekatan yang menekankan keterampilan praktik.
Sementara peserta Content Creator difasilitasi Mentorbox. Materi diarahkan pada kemampuan menemukan dan mengembangkan ide, proses produksi, hingga pengemasan konten digital agar lebih kreatif, komunikatif dan produktif.
PNPS GMKI dan PCPS GMKI Makassar menilai keterampilan vokasi menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi perubahan dunia kerja dan perkembangan ekonomi digital. Karena itu, pelatihan diarahkan agar peserta memiliki kompetensi yang dapat diterapkan secara langsung.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya PNPS Bidang V bersama PCPS GMKI Makassar memperkuat kapasitas sumber daya manusia, sekaligus membuka ruang bagi keluarga besar GMKI dan masyarakat Gereja untuk mengembangkan potensi ekonomi secara mandiri.
Melalui pelatihan Barista dan Content Creator, peserta diharapkan tidak berhenti pada penguasaan keterampilan teknis, tetapi mampu mengembangkannya menjadi peluang kerja, usaha, maupun aktivitas produktif yang memberi nilai tambah secara ekonomi.











