WaraNews.id — Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) masih berpeluang melemah pada perdagangan Senin, 25 Mei 2026. Tekanan datang dari kombinasi faktor teknikal dan fundamental yang masih menunjukkan dominasi sentimen negatif di pasar.
Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa pergerakan WTI pada grafik harian masih berada dalam tren turun yang cukup jelas. Kondisi ini diperkuat oleh kegagalan harga menembus area resistance dalam beberapa waktu terakhir.
“Pergerakan harga beberapa kali tertahan di area resistance, sehingga tekanan jual masih lebih dominan dibandingkan dorongan naik,” kata Geraldo dalam analisis hariannya.
Ia menambahkan, struktur pergerakan harga juga mulai membentuk pola bearish setelah sebelumnya gagal mempertahankan momentum kenaikan. Arah pergerakan kini kembali mengikuti tren penurunan.
Saat ini, level support penting WTI berada di kisaran USD89,89 per barel. Level ini menjadi batas yang akan menentukan arah selanjutnya. Jika tembus, harga berpotensi turun lebih jauh menuju USD85,11 per barel.
Indikator teknikal seperti stochastic juga masih mengarah ke bawah, menandakan tekanan jual belum mereda.
“Selama belum ada dorongan kuat dari sisi fundamental, peluang rebound masih terbatas,” ujarnya.
Dari sisi fundamental, tekanan juga datang dari kekhawatiran perlambatan permintaan energi global. Kondisi ekonomi dunia yang melambat membuat proyeksi konsumsi minyak ikut menurun.
Selain itu, penguatan dolar AS turut menekan harga minyak karena membuat komoditas ini menjadi lebih mahal bagi pembeli di luar Amerika Serikat.
Pasar juga mencermati potensi peningkatan pasokan dari negara produsen utama, termasuk kebijakan produksi OPEC+. Jika suplai meningkat sementara permintaan melemah, tekanan harga diperkirakan semakin besar.
Di tengah kondisi tersebut, investor cenderung berhati-hati dan memilih aset yang lebih aman, sehingga minat terhadap komoditas energi ikut berkurang.
Dengan kombinasi faktor tersebut, WTI diperkirakan masih bergerak dalam tekanan dan berpotensi menguji level support lebih rendah dalam waktu dekat.











