WaraNews.id — Andi Nyiwi Park bersiap menjadi panggung unjuk kemampuan 25 band lokal terbaik dalam ajang “Band Lutim Juara” yang akan digelar pada 5–6 Juni 2026.
Kompetisi musik ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Luwu Timur. Selama dua malam, masyarakat akan disuguhkan penampilan berbagai band lintas generasi dan genre yang siap meramaikan pusat Kota Malili.
Ketua Asosiasi Musisi Luwu Timur sekaligus penanggung jawab festival, Risal Mujur, mengatakan puluhan band peserta berasal dari berbagai kecamatan di Bumi Batara Guru.
“Mereka akan bersaing memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah selama dua malam berturut-turut,” ujar Risal.
Panitia menyiapkan total hadiah puluhan juta rupiah bagi para pemenang, dengan rincian:
Juara I Rp15 juta
Juara II Rp10 juta
Juara III Rp5 juta
Festival ini menghadirkan perwakilan band dari sejumlah kecamatan di Luwu Timur. Dari Nuha tampil Sixlogic, Asto Band, Tiba Tiba Band, The Juragans, dan AX1.
Kecamatan Towuti diwakili Halaman Band, Nge-REPoet Band, Hellboy, Repsiti, dan LASTOURDAY. Sementara Wasuponda menghadirkan Chocolatoz Band, Traffic Light Reborn, dan R.A.F.
Tomoni mengandalkan SAMBAKKI PROJECT, Angkona diwakili Ningrat Band, sedangkan Wotu menurunkan Nadine and Mr Error.
Sebagai tuan rumah, Malili menjadi kecamatan dengan jumlah peserta terbanyak. Sejumlah band yang tampil di antaranya Batara Acoustic & Friends, Zillennial, Super Junior, Super Grace, dan Super Tokyo.
Ajang tahun ini juga diwarnai munculnya talenta muda dari kalangan pelajar. Tiga band asal SMP Negeri 1 Malili, yakni ZEVORA SPENSA BAND, VENUS SPENSA BAND, dan GLORIVA SPENSA BAND, ikut meramaikan persaingan. Kehadiran Baliboba Band semakin membuat kompetisi diprediksi berlangsung ketat dan sulit diprediksi.
Pemilihan Andi Nyiwi Park sebagai lokasi kegiatan diperkirakan akan menarik ribuan pengunjung selama festival berlangsung.
Selain menjadi hiburan bagi masyarakat dalam memeriahkan HUT Luwu Timur, kegiatan ini juga diharapkan mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan UMKM lokal di sekitar kawasan taman kota Malili.











