WaraNews.id — Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memasuki hari keempat dengan menyambangi masyarakat di Kecamatan Wasuponda. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kebersamaan itu mengusung tema “Mempererat Persaudaraan dan Mewujudkan Kepedulian Sosial Menuju Luwu Timur Juara.”
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam hadir langsung bersama Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto T.M, Wakil Ketua II DPRD Lutim Hj. Harisah Suharjo, Sekretaris Daerah Dr. Ramadhan Pirade, sejumlah kepala OPD, Camat Wasuponda Alamsyah, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.
Selain menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, kegiatan ini juga diisi dengan penyaluran berbagai bantuan sosial. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Luwu Timur menyalurkan santunan kepada anak yatim serta paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Irwan juga menyerahkan secara simbolis program bedah rumah yang digagas Dinas Tata Ruang dan Permukiman. Sebanyak 45 unit rumah masuk dalam program perbaikan rumah tidak layak huni yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu.
Irwan menjelaskan, program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak. Ia menyebutkan bahwa skema bantuan bedah rumah saat ini mengalami penyesuaian dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, hari ini kita serahkan secara simbolis bantuan bedah rumah. Kalau sebelumnya skemanya satu desa 10 rumah dengan nilai Rp10 juta per unit, sekarang difokuskan satu rumah dengan nilai bantuan Rp20 juta,” ujar Irwan di hadapan warga.
Menurutnya, perubahan skema tersebut diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih nyata bagi penerima manfaat, sehingga proses perbaikan rumah dapat dilakukan lebih maksimal.
Safari Ramadan yang digelar pemerintah daerah ini juga menjadi ruang dialog antara warga dan pemerintah. Melalui kegiatan tersebut, berbagai program sosial dan pembangunan diharapkan dapat lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan di Wasuponda sekaligus memperlihatkan upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan program yang langsung menyentuh kehidupan warga, terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial.











