WaraNews.id — Pemerintah Kabupaten Gowa mulai menata ulang kepemimpinan sekolah jelang tahun ajaran baru. Sebanyak puluhan kepala TK, SD, dan SMP resmi menerima Surat Keputusan (SK) Penugasan Kepala Sekolah Tahun 2025 dalam acara yang digelar di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Senin (1/12).
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa penugasan kali ini tidak sekadar rotasi rutin. Ia menyebut kebijakan tersebut merupakan penerapan dari Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 yang memberikan standar baru terhadap masa jabatan kepala sekolah maksimal dua periode, empat tahun per periode. Lebih dari itu, penentuan kepala sekolah kini benar-benar berbasis kompetensi dan penilaian kinerja.
“Menjadi kepala sekolah bukan sekadar mengisi posisi, tapi memikul amanah kepemimpinan,” ujar Bupati Husniah. Ia menekankan bahwa regulasi baru ini bertujuan memastikan setiap sekolah dipimpin oleh figur yang siap, layak, dan teruji prosesnya.
Pengangkatan kepala sekolah saat ini melewati serangkaian tahapan, mulai dari pengusulan, seleksi administrasi, seleksi substansi, hingga pelatihan. Semua dilakukan melalui platform digital Kementerian Pendidikan, seperti KSPS, Pusaka GTK, dan SIM KSPSTK.
“Setiap kepala sekolah yang menerima SK hari ini telah melalui proses yang sama dan dapat dipertanggungjawabkan. Semua transparan, semua berbasis standar nasional,” tegas Bupati.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan terima kasih kepada para kepala sekolah yang telah menuntaskan masa tugasnya. Menurutnya, kerja keras mereka selama ini memberi kontribusi besar bagi kemajuan pendidikan di Gowa. Kepada kepala sekolah baru, Bupati berpesan agar jabatan tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
“Jadikan jabatan ini ruang pengabdian dan ladang amal. Hadirkan kepemimpinan positif yang menginspirasi guru dan siswa,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gowa, Taufiq Mursad, mengurai bahwa penugasan kepala sekolah tahun 2025 dilakukan melalui dua jalur: reguler dan non-reguler. Total ada 96 keputusan penugasan pada tahap pertama, terdiri dari 59 promosi jabatan (TK: 6, SD: 16, SMP: 37), 37 mutasi (SD: 32, SMP: 5), serta 17 pemberhentian kepala sekolah (SD: 13, SMP: 4).
Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Gowa, Andy Azis, pimpinan SKPD, serta tenaga pendidikan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Gowa.











