PKM UKIP Edukasi Siswa SD Frater Bakti Luhur Tentang Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

WaraNews.id — Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKIP) melakukan kunjungan edukatif ke Sekolah Dasar Frater Bakti Luhur, Kota Makassar, untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas bagi anak-anak sekolah dasar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DIKTISAINTEK). Melalui kegiatan ini, tim PKM UKIP berupaya memperkaya pengetahuan siswa mengenai etika dan tata cara berlalu lintas yang aman dan tertib sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan pada berbagai aspek keselamatan, seperti etika berlalu lintas, cara aman saat berada di dalam kendaraan, peningkatan keselamatan saat berjalan kaki, pengenalan rambu-rambu lalu lintas, hingga tata cara menyeberang jalan yang benar dan aman.

Untuk menambah semangat belajar, tim PKM juga mengadakan kuis interaktif seputar materi yang telah disampaikan. Siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah berupa buku saku “Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas”, yang berisi panduan praktis dan mudah dipahami bagi anak-anak. Buku ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa terhadap pentingnya keselamatan di jalan.

Selain itu, tim PKM juga menggelar simulasi penggunaan teknologi peningkatan keselamatan lalu lintas, agar siswa dapat melihat langsung bagaimana penerapan prinsip keselamatan di lingkungan jalan raya.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah dosen dan mahasiswa UKIP, antara lain Louise Elizabeth (Ketua tim sekaligus dosen Teknik Sipil UKIP dengan keahlian di bidang transportasi), Olan Jujun (dosen Teknik Sipil UKIP), Erwinda Laman (dosen Pendidikan UKIP), serta mahasiswa Teknik Sipil Marni Patanda dan Monika Sensus.

Ketua Tim PKM, Louise Elizabeth, mengatakan bahwa edukasi keselamatan lalu lintas kepada anak usia sekolah merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter disiplin dan bertanggung jawab sejak dini.

“Pengenalan keselamatan lalu lintas sejak usia dini bukan sekadar memberi pengetahuan, tetapi juga membentuk sikap disiplin dan kepedulian sosial. Anak-anak yang memahami aturan akan tumbuh menjadi generasi yang sadar dan menjadi pelopor keselamatan di lingkungannya,” ujar Louise Elizabeth.

Louise menambahkan bahwa kegiatan PKM ini merupakan bentuk kontribusi nyata UKIP dalam mendukung visi pemerintah menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama di kelompok usia rentan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan diperluas ke lebih banyak sekolah. Edukasi keselamatan lalu lintas perlu menjadi bagian penting dari pendidikan karakter bagi anak-anak Indonesia,” tutupnya.

Kegiatan PKM UKIP di SD Frater Bakti Luhur ini disambut hangat oleh para guru dan siswa yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias. Diharapkan, edukasi keselamatan berlalu lintas sejak dini dapat menjadi pondasi bagi terciptanya generasi yang disiplin, peduli, dan bertanggung jawab di jalan raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *