WaraNews.id — Kepala UPTD Puskesmas Burau, Sirjhon Paladan, bersama para bidan dari sembilan wilayah kerja se-Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, menggelar rapat koordinasi rutin pada Senin (30/3). Pertemuan awal pekan ini dimanfaatkan sebagai forum evaluasi sekaligus penyusunan strategi guna memperkuat layanan kesehatan masyarakat, sejalan dengan program peningkatan pelayanan kesehatan yang terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
Rapat koordinasi tersebut menjadi momentum penting untuk meninjau capaian pelayanan kesehatan pada pekan sebelumnya, khususnya di bidang kesehatan ibu dan anak (KIA). Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi terbuka bagi tenaga kesehatan di tingkat pelayanan dasar untuk menyampaikan tantangan di lapangan serta mencari solusi yang lebih efektif dan terukur.
Dalam arahannya, Sirjhon Paladan menekankan pentingnya sinergi antar tenaga kesehatan di setiap wilayah kerja. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang optimal hanya dapat terwujud melalui koordinasi yang kuat, kesiapan sumber daya manusia, serta komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Melalui diskusi hangat ini, kami melakukan evaluasi capaian minggu lalu untuk menyusun strategi yang lebih efektif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satu strategi yang akan kami jalankan adalah menempatkan tambahan personel di Pustu, bukan hanya bidan tetapi juga perawat. Selain itu, dokter juga akan difasilitasi untuk melakukan pelayanan mobile ke Pustu-Pustu di tiap desa,” ujar Sirjhon.
Langkah tersebut dinilai strategis dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan hingga ke wilayah desa, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan medis secara lebih cepat, mudah, dan merata. Penempatan tenaga kesehatan tambahan di Pustu diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar, terutama dalam menangani kasus-kasus yang membutuhkan perhatian cepat.
Selain fokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, rapat koordinasi ini juga menegaskan komitmen Puskesmas Burau untuk mendukung program kesehatan Pemkab Luwu Timur secara menyeluruh, mulai dari kesehatan bayi dan balita, remaja, hingga kelompok usia dewasa dan lanjut usia (lansia).
Sirjhon juga mengingatkan pentingnya pendekatan promotif dan preventif dalam pelayanan kesehatan, seperti edukasi kepada masyarakat terkait pola hidup bersih dan sehat, pemantauan tumbuh kembang balita, serta deteksi dini terhadap berbagai potensi masalah kesehatan di setiap kelompok usia.
Ia berharap dukungan dari seluruh tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Burau terus mengalir dan semakin solid, sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
“Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, kami berharap pelayanan kesehatan di Kecamatan Burau dapat terus meningkat. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjaga kesehatan ibu, bayi, balita, remaja, dewasa, hingga lansia di Kecamatan Burau,” pungkasnya.
Melalui rapat koordinasi rutin ini, Puskesmas Burau menunjukkan keseriusannya dalam mendukung visi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera melalui layanan kesehatan yang merata hingga ke tingkat desa.











