WaraNews.id — Kota Makassar kembali menegaskan posisinya sebagai destinasi sport tourism di Indonesia Timur melalui peluncuran Makassar Half Marathon (MHM) 2026. Pemerintah Kota Makassar menargetkan kehadiran 12 ribu pelari dari berbagai daerah, termasuk mancanegara.
Ajang lari tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga momentum promosi pariwisata serta penggerak ekonomi lokal. Hal itu disampaikan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat membuka registrasi MHM 2026 dalam acara press launch di Mall Ratu Indah, Minggu (11/1/2026).
Munafri menyebut antusiasme peserta terhadap MHM terus meningkat. Setelah kuota early bird sebanyak 4.000 peserta habis terjual, panitia kembali membuka 8.000 tiket reguler.
“Target kita tahun ini 12.000 pelari. Ke depan, jumlahnya terus kita tingkatkan. Ini artinya puluhan ribu orang akan datang ke Makassar dalam satu momentum,” ujar Munafri.
Ia menegaskan, pemerintah kota bertanggung jawab memastikan kesiapan infrastruktur pendukung, mulai dari kondisi jalan, penerangan, keamanan, hingga layanan kesehatan selama pelaksanaan lomba.
Munafri juga menekankan pentingnya keramahan masyarakat dalam menyambut para peserta dan tamu. Menurutnya, kesan positif menjadi kunci agar event ini memberi dampak nyata bagi sektor pariwisata dan ekonomi.
Event berskala besar ini dinilai mampu menggerakkan berbagai sektor, seperti UMKM, kuliner, dan perhotelan. Karena itu, Munafri mengingatkan pelaku usaha, khususnya restoran, untuk memperhatikan standar kebersihan dan sanitasi.
Makassar Half Marathon dikenal sebagai salah satu ajang lari paling diminati di Indonesia dan menjadi satu-satunya event lari di Indonesia Timur dengan rute tersertifikasi PB PASI.
Ke depan, Pemkot Makassar berkomitmen memperkuat ekosistem olahraga dengan menggelar kegiatan lari rutin setiap pekan sebagai bagian dari upaya menjadikan Makassar kota tujuan utama pelari nasional.
MHM 2026 dijadwalkan berlangsung pada 30–31 Mei 2026 di kawasan Pantai Losari, dengan rangkaian kegiatan seperti Race Pack Collection, Shake Out Run, Kid Dash, hingga Race Day. Event ini diharapkan menjadi pengungkit sport tourism sekaligus ekonomi Kota Makassar.











