Perempuan di Lutim Nyaris Diperkosa di Jalur Sepi Gunung Batu, Polisi Buru Pelaku

Korban Kekerasan Seksual di Gunung Batu, Sorowako.

WaraNews.id — Seorang perempuan berinisial HN (40) nyaris menjadi korban percobaan pemerkosaan saat melintas di area Gunung Batu, Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Selasa (2/12) malam. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 19.00 Wita, ketika HN hendak pulang menuju Wasuponda usai membesuk keponakannya di Rumah Sakit Primaya Sorowako.

Dalam perjalanan, ban motor HN tiba-tiba bocor, sehingga ia terpaksa mendorong kendaraannya untuk mencari tempat tambal ban. Saat melewati kawasan Gunung Batu yang sepi, gelap, dan jauh dari permukiman, HN menyadari seorang pria tak dikenal membuntutinya menggunakan motor Honda Scoopy berwarna putih.

Pada titik yang semakin sunyi, pelaku mendekat dan menarik tubuh HN hingga terjatuh dari motornya. Pelaku kemudian memeluk dan meraba bagian sensitif korban, bahkan mencoba membuka pakaian serta mencium korban secara paksa. HN yang panik melakukan perlawanan hingga pelaku menggigit dagunya.

Aksi pelaku gagal setelah korban terus melawan. Pelaku kemudian melarikan diri ke arah Sorowako, meninggalkan HN dalam kondisi terluka dan shock. Tak lama berselang, korban ditemukan oleh pengendara lain yang melintas dan dibawa ke Rumah Sakit Primaya Sorowako untuk menjalani perawatan.

Kasubsi Humas Polres Luwu Timur, Bripka Andi Muhammad Taufik, membenarkan kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa peristiwa ini merupakan dugaan percobaan pemerkosaan, bukan begal sebagaimana beredar di media sosial. Barang-barang milik korban tidak ada yang hilang.

HN menyampaikan ciri-ciri pelaku yang memiliki postur agak kurus, tinggi sekitar 160 sentimeter, berkumis tipis, mengenakan kaos, dan mengendarai motor Scoopy putih. Berdasarkan keterangan tersebut, kepolisian kini mengintensifkan penyelidikan, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sejumlah titik, mengumpulkan keterangan saksi, hingga melakukan patroli dan penyisiran di jalur Gunung Batu dan wilayah Sorowako untuk memburu pelaku.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melintas di jalur sepi, terutama pada malam hari. Warga diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan segera mencari bantuan apabila merasa dibuntuti atau melihat aktivitas mencurigakan. Polisi memastikan bahwa pengamanan di wilayah rawan akan ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *