Pengembang Mobile Legends Dibeli Perusahaan Game Arab Saudi

Bermain Mobile Legends (ilustrasi).

WaraNews.id — Perusahaan pengembang gim populer Mobile Legends, Bang Bang, Moonton, resmi diakuisisi oleh Savvy Games Group, perusahaan game yang berada di bawah dana investasi publik Arab Saudi. Akuisisi ini menandai babak baru dalam peta industri gim global, khususnya di sektor gim mobile yang terus berkembang pesat.

Meski nilai resmi kesepakatan tidak diumumkan secara terbuka, sejumlah laporan menyebut transaksi tersebut diperkirakan melampaui 6 miliar dolar AS atau setara lebih dari Rp101 triliun. Nilai fantastis ini mencerminkan besarnya pengaruh Moonton sebagai salah satu pengembang gim mobile terbesar, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

Kabar akuisisi ini pertama kali disampaikan oleh CEO Moonton, Zhang Yunfan, melalui memo internal kepada karyawan. Dalam pernyataannya, Yunfan memastikan bahwa perubahan kepemilikan tidak akan memengaruhi struktur manajemen perusahaan. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tetap akan memimpin Moonton dalam menjalankan operasional dan pengembangan gim ke depan.

Di sisi lain, CEO Savvy Games Group, Brian Ward, menilai akuisisi ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi perusahaannya di industri gim mobile global. Menurutnya, bergabungnya Moonton akan memperluas jaringan talenta serta memperkuat jangkauan Savvy dalam dunia esports dan hiburan digital.

“Kesepakatan ini akan memperkuat kepemimpinan kami di sektor game mobile, memperdalam talenta yang kami miliki, memperluas jejak global, serta meningkatkan jangkauan kami di dunia esports,” ungkap Brian Ward dalam pernyataan resminya.

Langkah Savvy mengakuisisi Moonton bukanlah yang pertama dalam ekspansi industri gim. Sebelumnya, pada 2023, Savvy telah mengakuisisi Scopely, perusahaan pengembang gim populer seperti Monopoly Go. Melalui Scopely, Savvy juga memperluas portofolionya dengan mengakuisisi gim berbasis lokasi Pokémon Go dari Niantic, dengan nilai transaksi mencapai 3,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp59 triliun.

Sebelum berpindah ke Savvy, Moonton sendiri dimiliki oleh ByteDance, yang mengakuisisi perusahaan tersebut pada 2021 dengan nilai sekitar 4 miliar dolar AS. Juru bicara ByteDance menyebut penjualan Moonton sebagai bagian dari langkah strategis dalam perjalanan bisnis perusahaan.

“Kami bangga dengan pertumbuhan Moonton yang mengesankan hingga menjadi salah satu pemain utama di industri game mobile Asia Tenggara,” kata perwakilan ByteDance dalam keterangannya.

Penjualan Moonton terjadi di tengah perubahan fokus bisnis ByteDance yang kini mengarah pada pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI generatif. Perusahaan yang juga dikenal sebagai pemilik TikTok tersebut diketahui telah melakukan restrukturisasi bisnis, termasuk mengurangi tenaga kerja serta menghentikan merek gim Nuverse setelah menghadapi persaingan ketat dengan perusahaan teknologi besar seperti Tencent.

Tak hanya itu, ByteDance juga dilaporkan tengah mengembangkan chip milik sendiri serta merilis model bahasa besar (large language model) guna memperkuat posisinya dalam persaingan teknologi AI yang semakin ketat, khususnya di pasar China.

Akuisisi Moonton oleh Savvy Games Group menjadi sinyal kuat bahwa industri gim mobile kini semakin menjadi ladang investasi strategis di tingkat global. Dengan basis pemain besar di Asia Tenggara dan popularitas Mobile Legends, Bang Bang yang terus bertahan, langkah ini diperkirakan akan semakin memperkuat posisi gim mobile sebagai bagian penting dalam industri hiburan digital dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *