WaraNews.id — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lanjut usia (lansia). Pada Selasa (16/12/2025), pemkab mulai menyalurkan Kartu ATM Lansia kepada seluruh penerima manfaat sebagai bagian dari program bantuan sosial yang berkelanjutan.
Penyaluran kartu ATM ini dirancang untuk mempermudah para lansia dalam menerima bantuan yang setiap bulannya langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima. Melalui skema ini, para lansia tidak lagi harus mendatangi kantor Bank Sulselbar yang jaraknya cukup jauh, karena pencairan dana dapat dilakukan di bank terdekat maupun melalui layanan BRILink yang tersedia di kios-kios UMKM.
Penyaluran perdana Kartu ATM Lansia dilakukan di sejumlah wilayah. Untuk Kecamatan Malili, kegiatan dipusatkan di Kantor Camat Malili dan mencakup penerima manfaat dari Desa Laskap, Ussu, Puncak Indah, serta kelurahan Malili, Baruga, Balantang, Wewangriu, Harapan, Pongkeru, Pasi-Pasi, dan Atue. Sementara penyaluran bagi penerima manfaat dari Desa Manurung, Lakawali, Lakawali Pantai, dan Desa Tarabbi dipusatkan di Aula Kantor Desa Manurung.
Program ini disambut positif oleh para penerima manfaat. Suhardi (76), lansia asal Desa Lampia, mengaku bantuan yang sebelumnya diterima senilai Rp2 juta sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Ia juga merasa terbantu dengan adanya kartu ATM yang memudahkan proses penarikan tunai.
“Bantuan dari pemerintah ini saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan kartu ATM, penarikan uang jadi lebih mudah dan tidak perlu lagi jauh-jauh ke Malili,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Buhari (60), penerima manfaat asal Desa Manurung. Ia mengatakan bantuan lansia sangat membantu menopang kebutuhan keluarganya, termasuk untuk cucunya yang kembar tiga dan anaknya yang berstatus janda. Selain itu, dana bantuan juga dimanfaatkan untuk membeli bibit jagung dan pupuk guna mengelola kebun yang menjadi sumber penghidupannya.
“Alhamdulillah, sekarang jagung sudah tumbuh. Bantuan ini sangat bermanfaat dan dampaknya langsung dirasakan oleh keluarga,” katanya.
Buhari yang tinggal seorang diri juga menyebutkan sebagian bantuan digunakan untuk membeli obat-obatan guna menjaga kesehatannya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan sosial yang mudah diakses, dekat dengan masyarakat, serta tepat sasaran, khususnya bagi para lansia yang membutuhkan perhatian dan perlindungan lebih.











