WaraNews.id — Respons cepat ditunjukkan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat menerima laporan robohnya sebuah rumah warga di Desa Balambano, Kecamatan Wasuponda. Tanpa menunggu lama, ia turun langsung ke lokasi pada Jumat (27/3/2026) untuk memastikan penanganan dilakukan secepat mungkin.
Di lokasi kejadian, Irwan meninjau kondisi bangunan yang ambruk sekaligus menyapa dan berdialog dengan warga yang terdampak. Ia terlihat memperhatikan detail kerusakan rumah, termasuk posisi bangunan yang berdiri di tepi tebing, yang dinilai menjadi salah satu faktor risiko utama.
Di hadapan jajaran pemerintah daerah yang turut mendampingi, Irwan dengan tegas menginstruksikan agar penanganan tidak ditunda. Ia menekankan bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas utama, terutama bagi rumah-rumah yang berada di titik rawan.
“Kita tidak boleh menunggu lama. Rumah ini harus segera diperbaiki dan dibangun kembali dengan konstruksi yang lebih kokoh dan aman,” tegas Irwan di lokasi.
Ia juga meminta agar proses perbaikan dilakukan dengan melibatkan tenaga tukang yang berpengalaman, sehingga hasil pembangunan tidak sekadar cepat, tetapi juga memenuhi standar konstruksi yang layak dan aman untuk jangka panjang.
Peristiwa robohnya rumah milik warga bernama Manni terjadi pada Kamis (26/3/2026). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, hasil peninjauan awal menunjukkan bahwa bangunan diduga tidak memiliki konstruksi yang memadai. Kondisi tersebut semakin berisiko karena letak rumah berada di atas tebing di pinggir jalan beton.
Tidak jauh dari lokasi, Irwan juga menemukan satu rumah lain yang kondisinya dinilai mengkhawatirkan. Bangunan tersebut terlihat lapuk dan berada di area yang sama-sama rawan longsor maupun roboh.
Melihat kondisi itu, ia kembali menginstruksikan jajarannya agar rumah tersebut turut mendapat perhatian dan segera dibangun ulang dengan konstruksi yang lebih aman, sebelum terjadi musibah serupa.
Langkah cepat tersebut disambut haru oleh Manni, pemilik rumah yang roboh. Ia mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah, terlebih karena bantuan datang tidak lama setelah musibah terjadi.
“Senang sekali atas perhatian pemerintah daerah, khususnya kepedulian Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati yang membantu kami,” ujar Manni dengan wajah lega.
Kehadiran langsung bupati di lokasi musibah menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah tidak hanya hadir saat perencanaan, tetapi juga di tengah situasi darurat, memastikan warganya mendapatkan perlindungan dan bantuan yang layak ketika menghadapi musibah.











