WaraNews.id — Capaian program Pemerintah Kabupaten Luwu Timur sepanjang Tahun Anggaran 2025 mendapat apresiasi dari fraksi-fraksi DPRD Luwu Timur. Namun, di balik apresiasi tersebut, sejumlah catatan kritis juga disampaikan sebagai bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah.
Hal itu terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Luwu Timur dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2025 yang digelar di Gedung DPRD Lutim, Senin (6/4/2026).
Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Jihadin Peruge, didampingi Wakil Ketua II Harisah Suharjo, serta dihadiri Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, anggota DPRD, serta jajaran pejabat lingkup Pemkab Luwu Timur.
Dalam forum tersebut, lima fraksi DPRD menyampaikan pandangan umum secara bergantian. Kelima fraksi itu yakni Fraksi NasDem, Fraksi GPR, Fraksi Golkar, Fraksi PDIP, dan Fraksi PAN.
Sejumlah program pemerintah daerah mendapat apresiasi, di antaranya program seragam sekolah gratis, pemberian beasiswa, serta layanan kesehatan gratis. Selain itu, beberapa indikator makro daerah juga dinilai menunjukkan tren positif, seperti pertumbuhan ekonomi yang meningkat, angka kemiskinan yang menurun, serta tingkat pengangguran terbuka yang ikut berkurang.
Meski demikian, fraksi-fraksi DPRD tidak hanya menyampaikan apresiasi, tetapi juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap efektivitas program yang telah berjalan. Beberapa catatan strategis disampaikan agar program pemerintah tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Sorotan fraksi juga mengarah pada perlunya peningkatan kualitas pelaksanaan program di lapangan, termasuk memastikan bantuan sosial dan layanan publik tepat sasaran serta berkelanjutan. DPRD menilai, capaian indikator makro perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan dasar dan pemerataan manfaat pembangunan di seluruh wilayah.
Menanggapi berbagai pandangan tersebut, Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, menyatakan bahwa pemerintah daerah menerima seluruh masukan yang disampaikan DPRD sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan kemitraan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Pemerintah daerah menghargai seluruh pandangan, saran, dan rekomendasi dari fraksi-fraksi DPRD. Masukan ini akan menjadi bahan evaluasi penting dalam meningkatkan kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Puspawati.
Rapat paripurna ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses evaluasi kinerja pemerintah daerah, sekaligus menguji sejauh mana program yang dijalankan selama 2025 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Luwu Timur, bukan sekadar memenuhi target administratif.











