WaraNews.id — Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menekan angka kemiskinan ekstrem kembali diperlihatkan melalui aksi nyata di lapangan. Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, bersama Sekretaris Daerah Andy Azis, turun langsung menyambangi tiga keluarga miskin ekstrem di Kecamatan Pattallassang, Selasa (9/12). Mereka ditemani Tim Lacak dan Baznas Gowa yang selama ini menjadi mitra dalam penanganan warga rentan.
Kunjungan dimulai dari rumah Patiama Dg Rampu di Desa Sunggumanai, lalu berlanjut ke rumah Syafaruddin di Desa Pattallassang, hingga kediaman Teko BT Baco di Desa Timbuseng. Kondisi rumah yang mereka datangi sebagian memprihatinkan—dinding rapuh, atap bocor, hingga ruang sempit yang jauh dari kata layak.
Di hadapan keluarga penerima bantuan, Bupati Husniah Talenrang menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh hanya hadir sebatas data dan laporan. “Inilah pentingnya pemerintah hadir. Insya Allah rumahnya akan kita bantu perbaiki melalui Baznas. Setelah diperbaiki, tolong dijaga kebersihannya agar nyaman ditinggali,” ucapnya lembut.
Bukan hanya bantuan perbaikan rumah, Pemkab Gowa juga memberikan stimulus usaha bagi Dg Rampu berupa peralatan usaha jalangkote agar ia memiliki peluang tambahan untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Sementara itu, untuk Teko BT Baco, Bupati meninjau langsung progres bedah rumah yang sedang berjalan, yang seluruh biayanya berasal dari infak dan sedekah ASN yang disalurkan melalui Baznas Gowa.
“Kami ingin bantuan ini bukan sekadar mengurangi beban, tetapi juga membuka jalan agar keluarga bisa bangkit. Semua ini berasal dari kepedulian ASN dan masyarakat yang disalurkan melalui Baznas,” jelas Bupati.
Rasa haru tampak dari keluarga yang dikunjungi. Syafaruddin, salah satu penerima bantuan, berkali-kali mengucap syukur atas perhatian pemerintah. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Terima kasih atas bantuannya. Semoga Allah membalas kebaikan ibu bupati dan seluruh jajaran,” tuturnya penuh harap.
Selain bantuan bedah rumah dan bantuan usaha, ketiga keluarga miskin ekstrem juga menerima paket sembako untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Kunjungan ini menjadi gambaran nyata bagaimana Pemkab Gowa berusaha memastikan warga paling rentan tetap mendapatkan perhatian. Bagi sebagian orang, bantuan itu mungkin tampak sederhana, namun bagi keluarga yang dikunjungi, kehadiran pemerintah membawa harapan baru untuk memulai hidup yang lebih layak.











