Camat Tomoni Timur Pantau Langsung Penyaluran BLT, Pastikan Lansia Tetap Terlayani

Dokumentasi Kecamatan Tomoni Timur

WaraNews.id — Camat Tomoni Timur, Yulius, turun langsung memantau penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap I periode Januari–Maret 2026 di Desa Pattengko, Kecamatan Tomoni Timur, Rabu (18/3/2026). Kehadirannya bertujuan memastikan proses penyaluran berjalan lancar serta seluruh warga penerima mendapatkan haknya tanpa hambatan.

Penyaluran bantuan berlangsung di Kantor Desa Pattengko dan dihadiri Kepala Desa Pattengko, Pither Tandikala, bersama perangkat desa, kepala dusun, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan tunai sebesar Rp900.000 per keluarga untuk periode tiga bulan, yakni Januari hingga Maret 2026.

Di sela kegiatan, Yulius menaruh perhatian khusus pada kelompok rentan, terutama warga lanjut usia yang kesulitan datang ke lokasi penyaluran. Ia memastikan pemerintah desa tetap memberikan pelayanan langsung kepada warga yang membutuhkan, termasuk menyalurkan bantuan dengan cara diantar ke rumah penerima.

Langkah ini dinilai penting agar tidak ada warga yang terlewat dalam proses penyaluran bantuan, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan fisik atau kondisi kesehatan.

Kepala Desa Pattengko, Pither Tandikala, mengatakan pihaknya memang menyiapkan mekanisme khusus bagi penerima lansia yang tidak mampu hadir di kantor desa. Bantuan diserahkan langsung ke rumah penerima sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk penerima yang lansia dan tidak bisa datang, bantuan kami antar langsung ke rumah masing-masing agar tetap menerima haknya,” ujarnya.

Selain memantau penyaluran, Yulius juga memberikan arahan langsung kepada masyarakat penerima bantuan. Ia mengingatkan agar dana yang diterima digunakan secara bijak dan diprioritaskan untuk kebutuhan pokok keluarga.

Menurutnya, penggunaan bantuan untuk pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan menjadi hal yang penting, terutama bagi keluarga dengan anggota lansia.

“Gunakan bantuan ini sebaik-baiknya untuk kebutuhan utama keluarga, terutama untuk menjaga kesehatan dan kecukupan gizi,” pesannya kepada warga.

Kehadiran camat di tengah masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Penyaluran BLT DD tidak hanya dipandang sebagai kegiatan administratif, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga kesejahteraan warga kurang mampu.

Program BLT Dana Desa sendiri merupakan salah satu langkah pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak kondisi ekonomi, sekaligus menjaga daya beli warga di tingkat desa. Melalui pemantauan langsung di lapangan, pemerintah kecamatan berharap bantuan benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat penerima.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *