WaraNews.id — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menilai keterlibatan generasi muda menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri dialog kepemudaan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Sabtu (7/3).
Dialog yang mengangkat tema “Merajut Silaturrahmi, Memperkuat Sinergi: Kolaborasi Pemuda dan Pemerintah dalam Membangun Daerah Kabupaten Gowa” tersebut mempertemukan pemerintah daerah dengan sejumlah organisasi kepemudaan untuk membahas kontribusi generasi muda dalam pembangunan.
Menurut Husniah, sejarah menunjukkan bahwa kemajuan sebuah bangsa tidak pernah lepas dari peran pemuda. Karena itu, ia mendorong generasi muda di Gowa untuk ikut mengambil bagian dalam proses pembangunan daerah.
Ia menyinggung jejak sejarah Kabupaten Gowa yang melahirkan tokoh nasional Sultan Hasanuddin, yang dikenal sebagai “Ayam Jantan dari Timur”. Sosok tersebut, menurutnya, menjadi simbol keberanian dan semangat perjuangan yang dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda saat ini.
Jika pada masa lalu perjuangan dilakukan dengan melawan penjajah, Husniah menilai tantangan pemuda saat ini berbeda. Generasi muda dituntut mampu menghadapi perubahan zaman melalui inovasi, kreativitas, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Gowa seperti sipakatau, sipakalabbiri’, dan sipakainga’ sebagai dasar pembentukan karakter generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, Husniah menilai Indonesia saat ini sedang memasuki fase bonus demografi yang membuka peluang besar bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam pembangunan. Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing secara global.
Sementara itu, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gowa, Alumnus, menilai dialog kepemudaan seperti ini dapat menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan generasi muda.
Ia menyebut kegiatan tersebut membuka kesempatan bagi pemuda untuk menyampaikan gagasan serta terlibat dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam berbagai program pembangunan diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Gowa.











