Rumah Warga Dilalap Api, Pemkab Pinrang Respons Cepat Kirim Bantuan Darurat

WaraNews.id — Pemerintah Kabupaten Pinrang bergerak cepat merespons peristiwa kebakaran yang menimpa salah satu rumah warga di Kelurahan Manarang, Kecamatan Mattiro Bulu, Kamis (12/2). Hanya beberapa jam setelah kejadian, bantuan logistik langsung disalurkan kepada korban terdampak.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui Dinas Sosial Kabupaten Pinrang yang turun langsung ke lokasi kejadian untuk memastikan kebutuhan dasar korban segera terpenuhi. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada keluarga terdampak sebagai langkah awal penanganan pascabencana.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pinrang, A. Pawelloi Nawir, mengatakan bahwa respons cepat ini merupakan instruksi langsung Bupati Pinrang H. A. Irwan Hamid sebagai bentuk tanggap darurat pemerintah daerah terhadap musibah yang dialami masyarakat.

“Bapak Bupati menginstruksikan agar kami segera turun ke lokasi dan memastikan korban terdampak mendapatkan bantuan secepatnya. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami cobaan,” ujar Pawelloi.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok serta perlengkapan dasar yang diharapkan dapat membantu meringankan beban korban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah kebakaran.

Pemerintah Kabupaten Pinrang menilai kecepatan penanganan sangat penting agar masyarakat yang terdampak tidak merasa sendiri dan dapat segera bangkit dari musibah yang dialami.

Selain sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar, bantuan tersebut juga menjadi bentuk empati dan dukungan moral bagi korban agar tetap kuat menghadapi situasi sulit.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, sekaligus menjadi penyemangat bagi korban untuk menerima cobaan ini dengan lapang dada dan kembali melanjutkan kehidupan,” tambah Pawelloi.

Langkah cepat ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang untuk selalu hadir dan responsif terhadap setiap bencana yang dialami masyarakat, sekaligus mempercepat proses pemulihan agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *