Portugal Pecah Rekor! Juara Piala Dunia U-17 Setelah Final Super Dramatis Lawan Austria

Portugal U17 Juara.

WaraNews.id — Timnas Portugal akhirnya mengukir sejarah baru di Piala Dunia U-17 2025 setelah menaklukkan Austria 1-0 pada laga final yang berlangsung menegangkan di Khalifa International Stadium, Al-Rayyan, Kamis (27/11) waktu setempat.

Sejak peluit awal, Portugal tampil garang dan langsung menekan pertahanan Austria. Tekanan itu membuahkan hasil pada menit ke-32 ketika kombinasi apik antara Duarte Cunha dan Anisio Cabral membongkar lini belakang lawan. Umpan terukur Cunha disambut Cabral, yang dengan tenang menuntaskan peluang menjadi gol.

Namun, euforia Portugal sempat tertahan. Wasit Roberto Bruno Perez memutuskan meninjau ulang proses gol lewat VAR untuk memastikan tidak ada pelanggaran maupun posisi offside. Setelah meneliti rekaman secara seksama, Perez mengesahkan gol tersebut, disambut sorakan lega dari pemain dan pendukung Portugal. Austria pun harus menerima kenyataan tertinggal 0-1.

Tensi pertandingan terus meningkat hingga jeda. Bek Portugal, Bernardo Lima, bahkan diganjar kartu kuning menit ke-40 usai melakukan tekel keras.

Memasuki babak kedua, Austria mencoba bangkit dengan intensitas serangan lebih tinggi. Hasan Deshishku hampir menyamakan skor pada menit ke-48 lewat tendangan bebas melengkung, namun kiper Portugal, Romario Cunha, sigap menepis bola tersebut.

Austria kembali menekan melalui sepakan bebas Mauro Furtado pada menit ke-58, tetapi lagi-lagi Portugal mampu meredam ancaman itu.

Kesempatan terbaik Austria hadir di pengujung laga. Daniel Frauscher sempat membuat jantung pendukung Portugal berhenti sejenak setelah sepakannya mengenai tiang gawang. Bola mental dan gagal dimaksimalkan, membuat peluang terakhir Austria pun hilang begitu saja.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tetap bertahan dan Portugal sah menjadi juara dunia U-17 untuk pertama kalinya. Gelar ini terasa makin spesial mengingat pada edisi sebelumnya, Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia, Portugal gagal menembus final.

Bagi Austria, meski harus puas sebagai runner-up, capaian ini tetap menjadi pencapaian terbaik mereka sepanjang tiga kali keikutsertaan di turnamen tersebut.

Portugal kini menutup perjalanan gemilang mereka dengan trofi bersejarah—mengukuhkan generasi muda mereka sebagai salah satu kekuatan baru di panggung sepak bola dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *